Minggu, 05 Juli 2026

Ahmad Luthfi Pastikan 23 Posko Terpadu dan 370 Puskesmas Siaga 24 Jam Jelang Nataru

Rabu, 24 Desember 2025 11:08 WIB
Ahmad Luthfi Pastikan 23 Posko Terpadu dan 370 Puskesmas Siaga 24 Jam Jelang Nataru
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (tengah) meninjau kesiapan Posko Terpadu bersama jajaran terkait dalam rangka pengamanan dan pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin (22/12/2025). (Dok/Di

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan pengamanan dan pelayanan secara optimal dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).


Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan mendirikan 23 posko terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah dan beroperasi mulai 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.


Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pendirian posko terpadu tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal, melakukan perjalanan mudik, maupun berlibur ke berbagai destinasi wisata.


“Pemprov Jawa Tengah berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi vertikal serta TNI dan Polri, untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan lancar,” ujar Ahmad Luthfi saat membuka Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Senin.


Menurutnya, posko terpadu tidak hanya difokuskan pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan di rumah ibadah, kawasan wisata, hingga pusat-pusat perekonomian seperti pasar tradisional dan modern. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kehadiran negara secara nyata selama masa Nataru.


“Prinsipnya, pemerintah hadir melalui personel yang bekerja secara kolaboratif sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Ahmad Luthfi juga memastikan kesiapan infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebutkan, kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah saat ini telah mencapai 91 persen dalam kategori mantap, sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.


“BBM aman, kebutuhan pokok terkendali, dan kondisi jalan provinsi sudah dalam kualifikasi mantap. Artinya, Jawa Tengah siap memberikan pelayanan terbaik selama Nataru,” jelasnya.


Selain itu, Gubernur meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan mitigasi bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem di akhir tahun.


“Kita bekerja bersama tanpa ego sektoral, agar masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman dan nyaman,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menyampaikan, pihaknya turut mendukung pengamanan Nataru dengan menyiagakan layanan kesehatan secara maksimal. Sebanyak 331 posko kesehatan telah disiapkan di berbagai titik strategis.


“Selain itu, kami menyiagakan 370 puskesmas dan rumah sakit yang beroperasi 24 jam. Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba demi keselamatan pasien dan pengguna transportasi,” ungkap Yunita.


Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru