Rabu, 08 April 2026

Dapur MBG Polri Kembali Menarik Perhatian Dunia Internasional

Sabtu, 20 Desember 2025 11:09 WIB
Dapur MBG Polri Kembali Menarik Perhatian Dunia Internasional
Delegasi Kedutaan Besar Prancis bersama jajaran Polri meninjau langsung operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten, Jakarta, dalam rangka kunjungan diplomatik terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (18/12/2025). (Dok
Jakarta (buseronline.com) - Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat sorotan internasional.

Kali ini, perhatian datang dari Delegasi Kedutaan Besar Prancis dan Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan kunjungan diplomatik ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi Polri dalam memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan cepat, masif, aman, higienis, serta memenuhi standar tinggi keamanan dan kualitas pangan.

Delegasi meninjau langsung operasional dapur SPPG Polri, mulai dari proses pengolahan hingga pemeriksaan keamanan pangan sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.

SPPG Polri Pejaten sebelumnya juga telah menjadi perhatian dunia internasional melalui kunjungan Rockefeller Foundation pada 9 Oktober 2025.

Dalam kunjungan yang dipimpin Executive Vice President Rockefeller Foundation, Elizabeth Yee, lembaga filantropi global tersebut mengapresiasi inovasi Polri dalam membangun sistem penyediaan pangan bergizi yang efisien, aman, dan memberdayakan masyarakat. Bahkan, SPPG Polri dinilai layak menjadi model percontohan tata kelola pangan berkelanjutan.

Komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diwujudkan secara konkret melalui keterlibatan aktif dalam pelaksanaan Program MBG.

Melalui pengelolaan SPPG, Polri menghadirkan dapur MBG percontohan nasional dengan kekhasan berupa jaminan kualitas dan keamanan pangan yang diawasi langsung oleh Dokkes Polri sebelum makanan disalurkan.

Director General for Global Affairs Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Mrs Salina Grenet-Catalano, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Program MBG Indonesia.

Menurutnya, Prancis memiliki komitmen kuat terhadap ketahanan pangan dan gizi serta memimpin Koalisi Makanan Sekolah Dunia, di mana Indonesia baru saja bergabung.

“Ketika kami mengetahui Presiden Prabowo meluncurkan program ini, kami sangat senang karena program ini sangat penting bagi pembangunan ekonomi, masyarakat, dan negara. Penyediaan makanan bergizi setiap hari bagi anak-anak sangat krusial bagi perkembangan otak dan kapasitas intelektual mereka,” ujar Mrs Salina Grenet-Catalano.

Ia juga menekankan pentingnya keterkaitan program makanan sekolah dengan produsen dan sektor pertanian lokal, guna menciptakan rantai pasok yang pendek, produk segar, serta tetap menghormati tradisi dan kebiasaan makan masyarakat setempat.

Menurutnya, pemanfaatan rumah kaca di sekitar dapur SPPG Polri merupakan praktik baik untuk memastikan asupan sayur dan buah bagi anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi Prancis menyaksikan secara langsung proses pemeriksaan keamanan pangan (food safety check) yang dilakukan oleh Dokkes Polri. Sistem ini memastikan setiap menu MBG memenuhi standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan yang ketat sebelum didistribusikan.

Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang SIK, menegaskan bahwa Polri mengoptimalkan kekuatan organisasinya untuk mempercepat pemerataan pelayanan MBG di seluruh Indonesia.

“Polri memanfaatkan keberadaan 508 Polres yang tersebar di seluruh Indonesia untuk percepatan pembangunan SPPG. Kami mendorong setiap Polres bersama masyarakat minimal membangun satu SPPG agar pelayanan Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara cepat dan merata,” tegasnya.

Ia menambahkan, Mabes Polri telah membentuk Gugus Tugas MBG secara berjenjang mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres. Gugus tugas ini bertugas memastikan seluruh dapur SPPG dikelola sesuai standar pemerintah, dilengkapi SOP ketat, pemeriksaan keamanan pangan sebelum distribusi, serta sistem pengendalian mutu dari pusat hingga daerah.

Selain menjamin kualitas dan keamanan pangan, Polri juga mengintegrasikan aspek budaya dan kearifan lokal dalam pelaksanaan MBG melalui pengembangan menu Nusantara di setiap dapur SPPG.

Melalui keterlibatan aktif dalam Program MBG, Polri menegaskan bahwa pengabdian Bhayangkara tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan strategis dalam mengawal kualitas generasi masa depan bangsa, sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
Bupati Ciamis Ajak Guru Perketat Pengawasan Gawai Pelajar
Siswa PAUD dan TK di Medan Antusias Kunjungi KRI Bima Suci di Belawan
Siswa SRMP 2 Medan Kunjungi KRI Bima Suci, Tingkatkan Wawasan Kemaritiman
komentar
beritaTerbaru