Senin, 06 April 2026

TP PKK Jateng Dorong Perempuan Peduli Kesehatan Reproduksi Lewat Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara

EM Bukit MKes - Sabtu, 13 Desember 2025 03:23 WIB
TP PKK Jateng Dorong Perempuan Peduli Kesehatan Reproduksi Lewat Deteksi Dini Kanker Serviks dan Payudara
Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin menjadi pembicara dalam kegiatan edukasi kesehatan reproduksi menyampaikan materi di Kantor Kecamatan Boja, Kendal, Kamis (11/12/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Kendal (buseronline.com) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah terus menggencarkan edukasi dan layanan deteksi dini kanker serviks serta kanker payudara sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan reproduksi perempuan.

Program tersebut kembali digelar melalui kegiatan IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat), Sadanis (Pemeriksaan Payudara Klinis), dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Kamis.

Ketua TP PKK Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, hadir langsung menyaksikan puluhan perempuan yang antusias mengikuti pemeriksaan. Selain layanan kesehatan, peserta juga mendapatkan edukasi terkait pencegahan kanker serviks dan payudara.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan beberapa kegiatan, yaitu IVA Test, kemudian Sadanis, terus ada cek kesehatan gratis juga. Kemudian kita juga ada sosialisasi tentang pencegahan kanker,” ujar Nawal.

Pada kesempatan itu, Nawal mengimbau perempuan melakukan pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), mengingat tingginya kasus kanker reproduksi di Jateng.

Data Dinas Kesehatan tahun 2024 mencatat 2.515 perempuan terdiagnosis kanker serviks, sementara 13.570 perempuan menderita kanker payudara.

Selain edukasi, Nawal juga mendorong kader PKK turut mendukung program skrining DNA Human Papillomavirus (HPV) yang menargetkan 9 juta sasaran pada 2030. Hingga kini, program tersebut telah diikuti oleh 53.907 perempuan.

“Saat ini masih di angka 53.907. Kita perlu sinergitas dari banyak pihak, termasuk PKK. Hari ini juga hadir lima federasi organisasi perempuan,” ujarnya.

Nawal menambahkan, sedikitnya 60 perempuan mengikuti IVA Test dalam kegiatan tersebut. Ia memastikan upaya deteksi dini akan terus diperkuat melalui kegiatan yang terintegrasi dengan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yang telah menjangkau lebih dari 1.278 desa.

“Jumlah penyintas kanker di Jawa Tengah sangat tinggi. Upaya seperti Sadari, pentingnya mamografi, dan lainnya harus terus diedukasikan,” tegasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Provinsi Jateng, Irma Makiah, menyampaikan bahwa pihaknya terus menggenjot pelaksanaan IVA Test dan skrining DNA HPV untuk mencegah kanker serviks dan payudara.

Target besar telah ditetapkan, yaitu 9 juta wanita di Jateng menjalani skrining HPV pada 2030, ditunjang program imunisasi HPV bagi anak usia sekolah.

Irma merinci, sejak 2024 hingga September 2025, tercatat 53.907 perempuan usia 30–69 tahun mengikuti skrining DNA HPV. Sementara untuk IVA Test, sepanjang 2023–2025, sebanyak 408.490 perempuan usia 30–50 tahun telah menjalani pemeriksaan.

Dina Prabandari, warga Desa Tampingan, mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan gratis ini. Meski semula takut, ia akhirnya berani mengikuti IVA Test setelah mendapat penjelasan dari temannya.

“Baru sekali ini saya ikut tes, sebelumnya takut kalau sakit. Tapi ada teman yang bilang nggak sakit, jadi mantap aja ikut. Hasilnya alhamdulillah bagus,” ungkap Dina.

Kegiatan pemeriksaan dan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perempuan di Jawa Tengah akan pentingnya deteksi dini sebagai langkah efektif menekan angka kematian akibat kanker reproduksi. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
Alumni Pejuang Digital Dilepas Wapres dan Mendikdasmen, Beasiswa Negara Kembali ke Rakyat
Revitalisasi 19 Sekolah di Karangasem Selesai, Kemendikdasmen Tegaskan Keberlanjutan Program
Perkuat Posisi Jateng sebagai Pusat Batik Nasional, Nawal Yasin Ajak Pengrajin Berinovasi
Nawal Yasin Kunjungi Kampung Singkong Salatiga, Tekankan Inovasi UMKM Lokal
Kedatangan KRI Bima Suci di Belawan, Rico Waas Promosikan Potensi Medan ke Dunia
komentar
beritaTerbaru