Aceh Tamiang (buseronline.com) - Tenaga kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang ikut menjadi korban dalam banjir besar yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Hampir 90 persen pegawai rumah sakit terdampak, mulai dari kerusakan rumah, kehilangan barang kebutuhan pokok, hingga terganggunya mobilitas untuk kembali bertugas.
Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, dr Andika Putra, mengatakan situasi tersebut membuat sebagian besar petugas tidak dapat langsung kembali menjalankan tugas karena harus memastikan keselamatan keluarga dan kondisi tempat tinggal masing-masing.
“Sebagian besar pegawai kami terdampak, sehingga mereka juga perlu mengurus rumah masing-masing,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Meski demikian, Andika menyampaikan bahwa petugas yang kondisi keluarganya sudah stabil mulai berdatangan ke rumah sakit sejak dua hari terakhir untuk membantu proses pemulihan pelayanan.
Rumah sakit juga mendapat tambahan tenaga dari relawan serta dukungan berbagai pihak guna memastikan pelayanan dasar tetap berjalan, terutama setelah beberapa unit penting rusak dan tertutup lumpur akibat banjir.
Dengan sumber daya manusia yang belum pulih sepenuhnya, RSUD Muda Sedia menerapkan sistem pelayanan bertahap menyesuaikan kemampuan tenaga medis yang tersedia. Manajemen rumah sakit berharap layanan dapat kembali normal secara bertahap seiring membaiknya kondisi pegawai dan fasilitas. (R)
beritaTerkait
komentar