Minggu, 05 Juli 2026

Tim Trauma Healing Polri Turun ke Aceh Tamiang Beri Pendampingan Psikososial Korban Banjir

Kamis, 11 Desember 2025 06:16 WIB
Tim Trauma Healing Polri Turun ke Aceh Tamiang Beri Pendampingan Psikososial Korban Banjir
Personel Polwan dan Tim Trauma Healing Polri memberikan dukungan psikososial serta pendampingan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di Posko Pengungsian Desa Sriwijaya, Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang, Senin (8/12/2025). (Dok/Humas Polri)
Kuala Simpang (buseronline.com) - Tim Trauma Healing Bencana Alam Wilayah Hukum Polda Aceh kembali hadir untuk memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Senin.

Kehadiran tim ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memastikan pemulihan menyeluruh bagi warga, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental.

Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Biro Psikologi SSDM Polri, Bagpsi Biro SDM Polda Aceh, serta sejumlah anggota Polwan RI. Salah satu titik pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Posko Pengungsian Desa Sriwijaya, Kota Kuala Simpang. Di lokasi tersebut, tim memberikan layanan trauma healing kepada 350 pengungsi, mulai dari anak-anak, perempuan, hingga lanjut usia.

Selain melayani masyarakat umum, tim juga menyambangi keluarga personel Polri yang turut menjadi korban banjir. Sedikitnya 15 keluarga personel di Asrama Kebun Tengah, Desa Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, serta 15 personel Polri di Asrama Polisi Kota Kuala Simpang mendapatkan dukungan psikososial serupa.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa layanan trauma healing berfokus pada pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascabencana.

Melalui komunikasi humanis, konseling ringan, serta aktivitas bermain bagi anak-anak, tim berupaya mengembalikan rasa aman dan kekuatan mental para penyintas.

“Anak-anak juga diajak bermain dan berinteraksi agar kembali ceria serta terbebas dari tekanan emosional akibat musibah,” ujar Joko dalam keterangan persnya.

Joko menegaskan, pendampingan psikososial memberikan dampak nyata bagi para pengungsi, terutama untuk membantu mereka menghadapi situasi sulit dengan lebih tenang, kuat, dan optimistis.

Masyarakat yang berada di lokasi pengungsian turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan Polri. Mereka menilai kegiatan trauma healing sangat membantu dalam menguatkan mental di tengah masa pemulihan yang penuh tantangan.

Kombes Joko menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat tidak hanya dalam hal keamanan dan penanganan fisik bencana, tetapi juga pemulihan psikologis yang menyeluruh.

“Kehadiran tim trauma healing menjadi bukti komitmen Polri untuk selalu dekat dan hadir bagi masyarakat,” pungkasnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
Indonesia dan Belarus Sepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan
Kemendikdasmen Sempurnakan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
USU Buka Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II, Ini Jadwal dan Persyaratannya
komentar
beritaTerbaru