Rabu, 01 Juli 2026

Nawal Yasin Dorong Integrasi Posyandu dan PAUD untuk Tingkatkan Partisipasi Belajar Anak

Sabtu, 25 Oktober 2025 07:19 WIB
Nawal Yasin Dorong Integrasi Posyandu dan PAUD untuk Tingkatkan Partisipasi Belajar Anak
Ketua TP Posyandu sekaligus Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin meninjau layanan Posyandu di Desa Setu, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Kamis (23/10/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Tegal (buseronline.com) - Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nawal Arafah Yasin, mendorong integrasi antara layanan Posyandu dengan satuan PAUD guna meningkatkan partisipasi belajar anak usia dini di wilayah Jawa Tengah.

Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan minat belajar anak usia 0–6 tahun di jenjang PAUD, mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Jateng tahun 2024 hanya mencapai 47,65 persen.

Hal tersebut disampaikan Nawal seusai melakukan kunjungan ke Posyandu 6 SPM Desa Setu dan TK Pertiwi Setu di Kompleks Balai Desa Setu, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Kamis.

Dalam kesempatan itu, Nawal yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah mengapresiasi Posyandu Desa Setu yang telah memberikan pelayanan sesuai enam bidang Standar Pelayanan Minimum (SPM), yakni bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta bidang sosial.

Ia mendorong agar seluruh Posyandu di Jawa Tengah bertransformasi melayani enam bidang SPM tersebut, termasuk menjalin integrasi layanan dengan PAUD. Kader Posyandu, menurutnya, bisa diarahkan untuk membuka kelas pembelajaran bagi anak usia dini di lingkungan masing-masing.

“Yang kemudian harus kita upayakan saat ini adalah layanan PAUD-nya. Bagaimana layanan itu terus ada di tiap-tiap Posyandu di Jawa Tengah,” ujar Nawal, didampingi Ketua TP Posyandu dan Bunda PAUD Kabupaten Tegal, Nina Almuna.

Nawal menjelaskan, integrasi Posyandu dan PAUD juga menjadi bagian dari program unggulan Bunda PAUD Jateng, yaitu PAUD Emas (PAUD Berbasis Masyarakat untuk Generasi Emas).

Program ini menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan akses pendidikan anak usia dini yang merata dan berkualitas.

Menurut Nawal, program PAUD Emas merupakan perwujudan dari komitmen “Ngopeni Bocah Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah” untuk mendukung visi Ngopeni Nglakoni, yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“PAUD Emas ini kita gelorakan sebagai gerakan bersama. Swadaya masyarakat harus menjadi kekuatan utama dalam membangun layanan pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nawal menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengembangkan PAUD holistik integratif yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, dan karakter.
Untuk mendukung hal itu, Bunda PAUD Jateng menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam penyusunan modul pembelajaran dan pemberian beasiswa bagi guru PAUD.

“Kami sedang menyusun modul dan bentuk kerja sama lainnya. Bahkan, akan ada program beasiswa untuk guru PAUD melalui kerja sama dengan UNS,” ungkap Nawal, yang juga menjabat Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah.

Selain kegiatan Posyandu dan PAUD, Ning Nawal juga memberikan Mauidhoh Hasanah dalam acara Silaturahmi TP PKK Kabupaten Tegal di Balai Desa Setu.

Ia menekankan bahwa kader PKK selain berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga perlu menjaga nilai-nilai spiritualitas dan keimanan.

“Inovasi dari TP PKK Tegal luar biasa, karena setiap kali turun ke desa ada pengajian. Jadi tidak hanya fokus pada masalah gizi, tapi juga bagaimana menjaga spiritualitas anggota PKK,” tandas Nawal.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng untuk memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan dan pendidikan anak usia dini.

Melalui sinergi Posyandu dan PAUD, diharapkan anak-anak di Jawa Tengah tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Karya Desainer Asal Padang Terpilih
Wali Kota Magelang Motivasi Anak PMKS Kejar Pendidikan demi Masa Depan
Bunda PAUD Sragen: Pendidikan Prasekolah Penting untuk Kesiapan Anak Masuk SD
Bandung Raih Tiga Penghargaan di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026, Batik Patrakomala Jadi Sorotan
Prof Bagus Muljadi: Bujangga Manik Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Berbasis Budaya Sunda
KPK Raup Rp39,81 Miliar dari Lelang Barang Rampasan Korupsi
komentar
beritaTerbaru