Kamis, 11 Juni 2026

Wagub Jateng: Kehalalan Produk Harus Terus Dijaga Lewat Pengawasan Ketat

Minggu, 19 Oktober 2025 07:12 WIB
Wagub Jateng: Kehalalan Produk Harus Terus Dijaga Lewat Pengawasan Ketat
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, memberikan sambutan saat membuka Halaqah Ulama, Penguatan UKM Halal Binaan Baznas dan Deklarasi Hari Halal Nasional di Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis (16/10/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung sertifikasi produk halal.

Menurutnya, upaya ini menjadi bagian penting dalam memberikan jaminan kepada masyarakat muslim agar dapat mengonsumsi dan menggunakan produk yang aman serta sesuai dengan syariat Islam.

Namun demikian, Taj Yasin menekankan bahwa tantangan berikutnya bukan hanya pada proses sertifikasi, melainkan pada keberlanjutan pengawasan terhadap produk-produk halal yang sudah beredar di masyarakat.

“Akan tetapi pekerjaan rumah kita saat ini adalah bagaimana keberlanjutannya,” kata Taj Yasin, saat membuka kegiatan Halaqah Ulama, Penguatan UKM Halal Binaan Baznas dan Deklarasi Hari Halal Nasional, di Kompleks Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kamis.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Taj Yasin menjelaskan bahwa pengawasan rutin menjadi aspek krusial untuk memastikan produk halal tetap terjamin kehalalannya, meskipun telah memperoleh sertifikasi resmi.

“Masyarakat atau pelaku usaha tak berhenti sebatas resmi melabelkan halal saja. Akan tetapi, bagaimana jaminan halal itu juga bisa bertahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyelia halal baik internal maupun eksternal perlu melakukan pemantauan secara berkala agar produk halal tidak terkontaminasi bahan nonhalal, baik dalam proses produksi maupun penggunaan peralatan dapur.

“Setiap produk makanan yang sudah bersertifikat halal harus dijaga agar tidak tercampur dengan bahan nonhalal, atau dimasak menggunakan peralatan yang sama. Maka dari itu, keberlanjutan sertifikat halal yang sudah dikeluarkan ini harus dijaga,” ujarnya.

Wagub yang akrab disapa Gus Yasin itu juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjadi pengawas sosial dalam menjaga keterjaminan produk halal di lingkungan mereka.

“Laporkan kepada kami, ada MUI. Sehingga nanti bisa diaudit, apakah kehalalannya ini masih bisa dipertahankan atau tidak,” terangnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat penting agar rumah makan, toko, maupun industri kecil yang sudah bersertifikat halal tetap konsisten dalam menerapkan standar halal yang berlaku.

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji menyampaikan, jaminan produk halal bukan hanya kebutuhan spiritual umat muslim, tetapi juga memiliki nilai ekonomi strategis.

“Sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, jaminan produk halal sangat dibutuhkan masyarakat. Dari sisi kekuatan ekonomi, potensinya sangat besar,” ujar Darodji.

Ia menjelaskan, di Jawa Tengah sekitar 96 persen penduduknya beragama Islam, sehingga penguatan industri halal dapat menjadi motor penggerak ekonomi syariah di daerah tersebut.

“Kita perlu menguatkan literasi masyarakat tentang produk halal, agar kesadaran dan permintaan terhadap produk halal semakin meningkat,” tandasnya.

Kegiatan Halaqah Ulama tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan pelaku usaha, guna memastikan keberlanjutan ekosistem halal di Jawa Tengah. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat
Ekonomi Bandung Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Farhan Ingatkan Ancaman Inflasi
Dinkes Kota Bandung Perluas Akses Kesehatan Mental, Layanan Psikolog Klinis Tersedia di 12 Puskesmas
Gubernur Sumut Ingatkan Ancaman Megathrust, Perkuat Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana
Pemprov Sumut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung Melalui Penguatan Tim Gerak Cepat
Pemko Medan Sampaikan Ranperda LPJ APBD 2025, Pertahankan Opini WTP Enam Tahun Berturut-turut
komentar
beritaTerbaru