Rabu, 08 April 2026

Akreditasi Dokter Spesialis Tak Berorientasi Bisnis, ACGME-I Tekankan Komitmen Independen

Rabu, 03 September 2025 12:23 WIB
Akreditasi Dokter Spesialis Tak Berorientasi Bisnis, ACGME-I Tekankan Komitmen Independen
President & CEO ACGME-I James Arrighi menyerahkan Sertifikat Akreditasi Institusi Penyelenggara Pendidikan kepada Direktur RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dr Iwan Dakota, bersama perwakilan lima RSPPU lainnya dalam rangkaian The 2nd Internatio
Jakarta (buseronline.com) - James Arrighi, President and Chief Executive Officer Accreditation Council for Graduate Medical Education International (ACGME-I), menegaskan bahwa proses akreditasi pendidikan dokter spesialis yang dijalankan ornisasinya bersifat independen dan tidak berorientasi pada keuntungan finansial.

“Melihat kerja kami di luar Amerika Serikat, kami sebagai pelaksana akreditasi secara global. Kami bekerja secara sukarela, diundang oleh rumah sakit atau negara, dan tidak bekerja untuk profit. Kami berdiri sendiri dari segi akreditasi,” ujar Arrighi.

Arrighi menambahkan, kerangka kerja ACGME-I diadaptasi dari pengalaman di Amerika Serikat agar sesuai kebutuhan global, namun tetap memperhatikan konteks lokal setiap negara.

“Keputusan akreditasi tidak ditentukan oleh saya atau staf ACGME-I, tetapi oleh sukarelawan dari rekan sejawat di bidang pendidikan medis di negara bersangkutan. Keterbukaan dan penghargaan terhadap konteks lokal menjadi kunci untuk memastikan kualitas pelatihan dokter spesialis,” tegasnya.

ACGME-I hadir dalam The 2nd International Conference on Advancing Postgraduate Medical Education (PGME) 2025, yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) pada 27–28 Agustus 2025 di Hotel Raffles Jakarta.

Konferensi ini dihadiri lebih dari 1.000 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk regulator, akademisi, praktisi, pimpinan rumah sakit, dosen klinis, residen, serta mitra internasional.

Dalam kesempatan tersebut, ACGME-I menyerahkan Sertifikat Akreditasi kepada enam Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU), yaitu:

1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita

2. RS Anak dan Bunda Harapan Kita

3. RS Pusat Otak Nasional (RS PON)

4. RS Kanker Dharmais

5. RS Mata Cicendo

6. RS Ortopedi Prof Dr R Soeharso

Arrighi menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang antara ACGME-I dan Indonesia.

“Setiap pertemuan dengan Indonesia menjadi kesempatan untuk saling belajar. Komitmen kami adalah mendampingi Indonesia memperkuat sistem pendidikan kedokteran, tanpa menjadikan akreditasi sebagai komoditas bisnis. Pekerjaan kami mungkin kecil, tetapi kami berharap memberi kontribusi penting bagi masa depan pendidikan kedokteran di Indonesia,” ujarnya.

ACGME-I turut bekerja sama dengan lembaga internasional lain seperti SingHealth dan Joint Committee on Specialist Training (JCST) untuk memastikan standar pendidikan dokter spesialis di Indonesia dapat mengikuti praktik global terbaik. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung
Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045
Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
komentar
beritaTerbaru