Rabu, 08 April 2026

Lima Kasus Campak Terdeteksi di Garut, Seluruh Pasien Sembuh

Minggu, 31 Agustus 2025 07:05 WIB
Lima Kasus Campak Terdeteksi di Garut, Seluruh Pasien Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut memberikan keterangan pers terkait lima kasus campak yang terdeteksi di Garut hingga 27 Agustus 2025.
Garut (buseronline.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mengonfirmasi adanya lima kasus campak di wilayahnya hingga 27 Agustus 2025. Seluruh pasien kini dinyatakan sembuh tanpa adanya laporan kematian.

Kepala Dinkes Garut menyebut, hasil pemeriksaan laboratorium di Labkesda Jawa Barat menunjukkan virus campak yang menginfeksi pasien di Garut tergolong genotipe D8.

Varian ini dinilai tidak membahayakan seperti genotipe D4 atau B3 yang ditemukan di sejumlah daerah lain, termasuk Jawa Timur.

Kasus campak tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Garut Kota (1 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Leles (1 kasus), dan Tarogong Kaler (1 kasus).

Berdasarkan kelompok usia, satu kasus terjadi pada bayi di bawah 1 tahun, dua kasus pada anak usia 1-5 tahun, satu kasus pada anak usia 6-9 tahun, dan satu kasus pada kelompok usia 10-15 tahun.

Dinkes mencatat tren kasus campak mulai muncul sejak Januari dengan satu kasus, meningkat pada Mei (2 kasus), serta Juli (2 kasus). Meski ada kenaikan jumlah kasus, kondisi ini masih tergolong aman dan belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Sebagai langkah respons, Dinkes Garut telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain meningkatkan kewaspadaan dini di seluruh fasilitas kesehatan, mempercepat pelaporan dugaan kasus kurang dari 24 jam, melakukan investigasi epidemiologi, serta pengambilan sampel darah pasien untuk diperiksa di laboratorium.

Selain itu, dilakukan ring vaksinasi campak dan pemberian vitamin A di lokasi ditemukannya kasus, memperkuat capaian imunisasi balita dan anak sekolah, menyiapkan obat-obatan untuk perawatan pasien, serta menggencarkan edukasi pencegahan melalui berbagai kanal media.

Dinkes Garut mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal guna mencegah penyebaran campak di masa mendatang. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional
Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren
Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu
Bupati Ciamis Ajak Guru Perketat Pengawasan Gawai Pelajar
Siswa PAUD dan TK di Medan Antusias Kunjungi KRI Bima Suci di Belawan
Siswa SRMP 2 Medan Kunjungi KRI Bima Suci, Tingkatkan Wawasan Kemaritiman
komentar
beritaTerbaru