Rabu, 08 April 2026

Pemkab Bekasi Perkuat Komitmen Wujudkan Eliminasi TBC Tahun 2030

Kamis, 28 Agustus 2025 12:09 WIB
Pemkab Bekasi Perkuat Komitmen Wujudkan Eliminasi TBC Tahun 2030
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memimpin kegiatan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Penanggulangan TBC di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2025). (Dok/Diskominfo Bekasi)
Bekasi (buseronline.com) - Penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi. Wakil Bupati (Wabup) Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan, upaya pengendalian TBC tidak hanya penting di tingkat nasional, tetapi juga harus dilakukan secara masif di daerah.

Indonesia menempati urutan kedua dunia dalam jumlah kasus TBC terbanyak setelah India. Provinsi Jawa Barat termasuk wilayah dengan angka kasus tinggi, termasuk Kabupaten Bekasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Wabup Asep saat menghadiri kegiatan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Penanggulangan TBC, yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa.

Agenda ini diikuti delapan gubernur dan menjadi bagian penting menuju Indonesia Bebas TBC 2030.

“Untuk Kabupaten Bekasi, penanganan TBC sudah mulai berjalan dengan terbentuknya tim penanggulangan. Bahkan sebelumnya, saat kunjungan Wakil Menteri Kesehatan ke wilayah Sukaraya, telah dilakukan penguatan di lapangan. Insya Allah secara bertahap kita bisa menekan angka kasus TBC di daerah,” ujar Wabup Asep.

Wabup Asep menekankan, salah satu kendala utama dalam penanganan TBC adalah pasien yang tidak menuntaskan pengobatan. Efek samping obat, seperti perubahan warna urine, gangguan lambung, hingga gangguan penglihatan, sering menjadi penyebab pasien putus obat.

“Padahal, pengobatan harus dijalani sampai selesai agar pasien benar-benar sembuh dan tidak menularkan kepada orang lain. Karena itu, pengawasan dan dukungan keluarga, tokoh masyarakat, serta alim ulama sangat penting dalam mendorong pasien agar disiplin berobat,” jelasnya.

Ia menambahkan, percepatan penanggulangan TBC tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah daerah. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar Kabupaten Bekasi dapat berkontribusi dalam pencapaian target eliminasi TBC nasional pada 2030.

“Harapan kita bersama, dengan sinergi semua pihak, Kabupaten Bekasi dapat terbebas dari TBC. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, pendampingan, dan sosialisasi agar masyarakat lebih sadar pentingnya pencegahan dan pengobatan TBC,” pungkas Wabup Asep. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Rembang Perkuat Budaya Donor Darah, Stok Diharapkan Lebih Stabil
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Presiden Prabowo Buka Istana untuk Anak-anak Sekolah
Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
komentar
beritaTerbaru