Sabtu, 18 Juli 2026

Lewat “JUMPA FAN”, Puskesmas Pasar Rebo Tingkatkan Keselamatan Ibu dan Bayi

Rabu, 13 Agustus 2025 10:07 WIB
Lewat “JUMPA FAN”, Puskesmas Pasar Rebo Tingkatkan Keselamatan Ibu dan Bayi
Petugas Puskesmas Pasar Rebo bersama warga mengevakuasi ibu hamil menggunakan tandu menuju ambulans dalam program JUMPA FAN di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Senin (11/8/2025). (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Upaya menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Bogor mendapat dorongan baru dengan hadirnya program inovatif JUMPA FAN (Jemput Ibu Bersalin ke Fasilitas Kesehatan) dari Puskesmas Pasar Rebo, Kecamatan Jasinga, pada Senin.

Program ini fokus pada percepatan penanganan persalinan, khususnya bagi ibu hamil berisiko tinggi yang mengalami kendala transportasi dan akses ke pelayanan kesehatan.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan masih adanya kasus kematian ibu dan bayi akibat persalinan di rumah tanpa pendampingan tenaga kesehatan. Faktor penyebab utamanya adalah jarak tempuh yang jauh, minimnya kendaraan darurat, serta rendahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melahirkan di fasilitas kesehatan.

Kepala Puskesmas Pasar Rebo, Drg Dian Sulastri, menjelaskan bahwa melalui program JUMPA FAN, pihaknya membangun sistem koordinasi cepat yang melibatkan keluarga, pemerintah desa, kader kesehatan, jejaring ambulans, Desa Siaga, hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat. Tujuannya adalah memastikan setiap ibu yang akan melahirkan mendapatkan penjemputan dan rujukan medis secara cepat dan tepat.

“Kami ingin memastikan setiap ibu dan bayi mendapatkan kesempatan hidup yang terbaik. Dengan JUMPA FAN, proses penjemputan dilakukan lebih cepat, terkoordinasi, dan terjamin aman,” ujar Dian.

Menurut Dian, sejak program ini diuji coba pada Februari 2023, waktu respon penjemputan berhasil dipangkas dari lebih dari satu jam menjadi rata-rata hanya 20–30 menit. Dampaknya, angka persalinan di fasilitas kesehatan meningkat, dan kerja sama lintas sektor menjadi semakin kuat.

Ke depan, Puskesmas Pasar Rebo berkomitmen untuk memperluas jangkauan JUMPA FAN sebagai strategi berkelanjutan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Bogor.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan ibu dan anak di wilayah kami.” ujar Dian. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Kendal Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak untuk Tekan Stunting
Pemkab Ciamis Tinjau Pelaksanaan MASEKDAS di Cijeungjing, Pastikan MPLS Ramah Anak
RSJ Prof Dr M Ildrem Hadirkan Telekonseling dan Daycare Rehabilitation
Wamentan: Program B50 dan Swasembada Pangan Bukti Keberhasilan Visi Prabowo
Piala Presiden Elite 2026 Dimulai 25 Juli, Delapan Tim Siap Berebut Gelar
Kementan dan Pemkab Kendal Gelar Gerdal Tikus, Jaga Produksi Pangan Nasional
komentar
beritaTerbaru