Selasa, 07 April 2026

KKHI Jadi Benteng Kesehatan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci

Kamis, 29 Mei 2025 07:24 WIB
KKHI Jadi Benteng Kesehatan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci
Petugas medis Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah tengah melakukan pengambilan sampel darah dari seorang jemaah haji Indonesia sebagai bagian dari layanan laboratorium, Minggu (25/5/2025).
Madinah (buseronline.com) - Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah dan Madinah menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan jemaah haji asal Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Diperkuat dengan layanan penunjang medis yang terintegrasi, KKHI menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari diagnosis hingga pemulihan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Liliek Marhaendro Susilo menyampaikan bahwa keberadaan layanan penunjang medis menjadi elemen krusial dalam operasional KKHI.

“Layanan ini merupakan jantung dari KKHI. Mereka memastikan diagnosa yang tepat, terapi yang efektif, dan proses pemulihan yang menyeluruh bagi jemaah,” ujar Liliek dalam kunjungannya ke KKHI Madinah, Minggu.

Berikut delapan layanan penunjang medis unggulan yang disiapkan KKHI untuk mendukung kesehatan jemaah haji Indonesia:

1. Radiologi
Layanan rontgen digunakan untuk mendeteksi masalah kesehatan seperti patah tulang, infeksi paru, atau gangguan pernapasan lainnya. Hasil cepat membantu tenaga medis menentukan tindakan lebih lanjut, termasuk rawat inap atau rujukan ke RS Arab Saudi.

2. Laboratorium
Pemeriksaan darah dan urin rutin dilakukan untuk mendeteksi berbagai keluhan seperti demam, kelelahan, atau gangguan pencernaan. Pemeriksaan meliputi SGOT/SGPT, glukosa, kolesterol, elektrolit, hingga troponin.

3. Gizi
Dokter spesialis gizi dan nutrisionis menyusun pola makan bagi jemaah, khususnya yang memiliki penyakit kronis atau sedang dirawat. Edukasi gizi juga diberikan untuk menjaga stamina dan mempercepat pemulihan.

4. Rekam Medis
Semua data kesehatan jemaah tercatat secara digital, memudahkan koordinasi tim medis dan memastikan kesinambungan layanan selama di Tanah Suci.

5. Farmasi
KKHI menyediakan obat-obatan esensial serta alat kesehatan standar. Tim farmasi juga memberikan edukasi cara penggunaan obat yang tepat dan aman.

6. Fisioterapi
Untuk jemaah yang mengalami gangguan otot, sendi, atau cedera, fisioterapis memberikan terapi fisik dan latihan untuk mengembalikan fungsi gerak dan kebugaran tubuh.

7. CSSD (Central Sterile Supply Department)
Bagian ini menjamin seluruh alat medis yang digunakan steril, guna mencegah infeksi silang antarjemaah.

8. Elektromedik
Petugas elektromedik bertanggung jawab terhadap perawatan dan kalibrasi alat-alat medis elektronik, memastikan semua perangkat berfungsi dengan akurat dan optimal.

Dengan seluruh layanan tersebut, KKHI bukan hanya menjadi tempat perawatan, tetapi juga pusat pelayanan kesehatan yang holistik bagi jemaah haji Indonesia. Seluruh tenaga kesehatan, dari dokter hingga teknisi elektromedik, bekerja sama dalam satu sistem yang terkoordinasi.

“KKHI adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi para tamu Allah,” tutup Liliek. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
Bripda Petra Sihombing Raih Emas di KASAL Cup V 2026
Timnas Indoor Skydiving Indonesia Siap Tampil di World Cup Lille 2026
Irwil V Itwasum Polri Tinjau Mapolsek Kamuu Pasca Penyerangan OTK
Dirkamsel Korlantas Tekankan Integritas dan Ketelitian dalam Apel Pagi NTMC
komentar
beritaTerbaru