Senin, 22 Juni 2026

Evaluasi Kerja Sama Pengendalian AI, KfW Jerman Kunjungi Laboratorium BSL-3 BBPMSOH

Kamis, 15 Mei 2025 07:20 WIB
Evaluasi Kerja Sama Pengendalian AI, KfW Jerman Kunjungi Laboratorium BSL-3 BBPMSOH
Delegasi Evaluation Development KfW Jerman bersama tim BBPMSOH meninjau fasilitas laboratorium BSL-3 dalam rangka evaluasi kerja sama pengendalian Avian Influenza.
Bogor (buseronline.com) - Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) menerima kunjungan delegasi Evaluation Development dari lembaga keuangan pembangunan Jerman, KfW (Kreditanstalt für Wiederaufbau), Selasa (6/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari misi evaluasi menyeluruh atas efektivitas kerja sama keuangan antara Jerman dan Indonesia dalam pengendalian Avian Influenza (AI) di sektor veteriner.

Sejak tahun 2015, KfW telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas laboratorium High Containment Biosafety Level 3 (BSL-3) di BBPMSOH sebagai bagian dari upaya penguatan sistem kesehatan hewan nasional.

Fasilitas ini kini menjadi pusat pengujian vaksin AI di Indonesia. Dipimpin oleh Bettina Uzt, delegasi KfW melakukan peninjauan langsung ke beberapa fasilitas laboratorium di BBPMSOH, seperti laboratorium virologi, bakteriologi, farmasetik, dan BSL-3.

Dalam kunjungan tersebut, Bettina menyampaikan apresiasi atas kebersihan dan kerapihan fasilitas yang dinilainya masih terjaga meskipun telah beroperasi hampir sepuluh tahun.

Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan alat dan keberlanjutan operasional laboratorium berstandar tinggi tersebut.

Kepala BBPMSOH, Hasan Abdullah Sanyata menyatakan bahwa kunjungan evaluasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Indonesia dan Jerman dalam pengendalian penyakit hewan, khususnya AI.

"Fasilitas ini tidak hanya menjadi garda terdepan dalam pengujian keamanan dan efektivitas vaksin AI, tetapi juga memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin yang beredar telah melalui proses verifikasi yang ketat," ungkap Hasan, seperti dilansir dari laman Kementan.

Ia menambahkan bahwa BBPMSOH akan terus meningkatkan kinerja laboratorium melalui penguatan kapasitas teknis, pengembangan sumber daya manusia, dan pemeliharaan peralatan yang optimal.

Hasan berharap hasil evaluasi dari KfW dapat menjadi masukan penting dalam penyusunan roadmap keberlanjutan fasilitas BSL-3, sekaligus menjadi dasar penguatan kerja sama teknis antara Indonesia dan Jerman di bidang kesehatan hewan.

Kementerian Pertanian berharap evaluasi ini dapat membangun kesepahaman yang lebih kuat antarnegara dalam mengembangkan infrastruktur kesehatan veteriner yang andal.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pengendalian AI di Indonesia serta meningkatkan ketahanan kesehatan hewan secara global melalui kerja sama strategis lintas negara. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemprov Jateng dan LPSK Teken MoU Perlindungan Saksi dan Korban
PMI Demak Pastikan Donor Darah Aman, Ajak Warga Donor Sukarela
Persaja Berikan Penyuluhan Hukum dan Motivasi bagi Warga Binaan Perempuan di Lapas Jakarta
Desa Doreng Ditetapkan sebagai Desa Siaga TBC, Dukung Target Eliminasi 2030
Paraguay Bungkam Turki 1-0, Tim Bulan Sabit Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Apindo Dukung Jawa Tengah Jadi Pusat Investasi Nasional
komentar
beritaTerbaru