Senin, 06 April 2026

Antusiasme Masyarakat Tinggi, 777 Ribu Orang Daftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

EM Bukit MKes - Selasa, 18 Maret 2025 09:17 WIB
Antusiasme Masyarakat Tinggi, 777 Ribu Orang Daftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Koordinasi membahas capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Senin (17/3/2025). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menarik lebih dari 777 ribu pendaftar hingga 16 Maret 2025. Program ini telah berjalan di 9.285 Puskesmas yang tersebar di 502 kabupaten/kota di 38 provinsi di seluruh Indonesia.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan ini cukup tinggi, terbukti dengan partisipasi besar dari berbagai daerah. Kabupaten Lamongan mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 27.284 orang, diikuti Mojokerto dengan 24.361 peserta, serta Kota Semarang dengan 19.997 peserta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa PKG merupakan salah satu program kesehatan terbesar yang pernah dijalankan oleh Kementerian Kesehatan RI. Program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 280 juta masyarakat Indonesia guna meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh.

"PKG menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari skrining penyakit jantung dan kanker hingga pemeriksaan kesehatan mental. Program ini juga memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dan balita untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini," ujar Menkes Budi dalam Rapat Koordinasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri dan para kepala daerah, Senin.

PKG disusun berdasarkan siklus hidup masyarakat dan berfokus pada tiga momentum utama, yaitu ulang tahun, sekolah, serta pemeriksaan khusus bagi ibu hamil dan balita. Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat usia 0-16 tahun dan 18 tahun ke atas dilakukan sesuai tanggal ulang tahun masing-masing individu.

Mulai Juli 2025, program ini akan diperluas ke lingkungan sekolah bagi anak usia 7-17 tahun untuk memastikan pemeriksaan kesehatan rutin bagi siswa. Sementara itu, pemeriksaan bagi ibu hamil dan balita akan dilakukan di Puskesmas dan Posyandu, mencakup skrining hormon, deteksi penyakit jantung bawaan, pemeriksaan gigi, serta kesehatan mata, telinga, dan tekanan darah.

Bagi orang dewasa dan lansia, PKG menitikberatkan pada pemeriksaan risiko stroke, kanker, serta kesehatan mental dan fisik. Selain itu, skrining kesehatan jiwa juga akan diterapkan sejak usia sekolah dasar untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.

"Yang terbaru, program PKG juga akan mencakup skrining kesehatan jiwa yang menyasar anak-anak tingkat SD. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental," jelas Menkes Budi.

Keberhasilan PKG di beberapa daerah, seperti Lamongan, didukung oleh komitmen pemerintah daerah, sosialisasi yang efektif, serta ketersediaan fasilitas dan tenaga medis di Puskesmas. Pemerintah daerah lainnya diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program ini dengan memanfaatkan anggaran daerah, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menambahkan bahwa target pemeriksaan PKG akan terus ditingkatkan. Saat ini, Kementerian Kesehatan menargetkan 50 ribu pemeriksaan per hari, yang akan meningkat menjadi 100 ribu, hingga mencapai 300 ribu pemeriksaan per hari guna mencapai 100 juta pemeriksaan setiap tahunnya.

"Lamongan, Mojokerto, Semarang, Jember, dan Demak sukses menjalankan program ini karena adanya instruksi kepala daerah yang jelas, data yang terorganisir, serta dukungan dari pimpinan wilayah hingga tingkat desa dan kelurahan," ujar Bima.

Dengan program ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin guna mencegah penyakit sejak dini dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Inter Miami Ditahan Austin FC 2-2 di Pekan Ke-6 MLS 2026
Lille Bungkam Lens 3-0 di Derby du Nord, Asa Juara Tim Tamu Kian Menipis
Dua Perwira TNI Terima Penghargaan Pemerintah Kamboja atas Peran dalam Misi Perdamaian ASEAN
Polri Kirim Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara untuk Perkuat Pengamanan
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
komentar
beritaTerbaru