Jumat, 22 Mei 2026

Wabup Temanggung Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis, Ajak Warga Periksa Dini

Jumat, 07 Maret 2025 06:20 WIB
Wabup Temanggung Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis, Ajak Warga Periksa Dini
Seorang ibu menerima hadiah pemeriksaan kesehatan gratis dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Parakan.
Temanggung (buseronline.com) - Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Parakan, Rabu (5/3/2025). Dalam kunjungannya, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program kesehatan yang disediakan pemerintah guna mendeteksi dini berbagai penyakit.

Sebagai seorang dokter gigi, Nadia secara detail memeriksa setiap tahapan dalam layanan CKG, mulai dari pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat, pemeriksaan fisik, hingga tes laboratorium.

Ia menegaskan bahwa tinjauan ini dilakukan untuk memastikan program inovatif dari pemerintah pusat berjalan dengan baik dan tanpa kendala.

"Saya melihat Puskesmas Parakan sudah siap menjalankan program ini. Ada berbagai jenis pemeriksaan, seperti cek urin, darah, EKG, gigi, mulut, serta organ vital lainnya. Harapannya, program ini bisa menjangkau 80 persen dari jumlah penduduk,” ujar Nadia di sela-sela peninjauan.

Menurutnya, masyarakat tidak harus mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat, karena pendaftaran juga dapat dibantu melalui Puskesmas terdekat.

Selain itu, setiap warga berhak mendapatkan satu tiket pemeriksaan gratis saat ulang tahun.

Nadia menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan mencegah penyakit sejak dini.

Misalnya, perempuan dapat melakukan deteksi dini kanker leher rahim melalui pemeriksaan IVA. Jika terdeteksi ada risiko, penanganan bisa segera dilakukan untuk mencegah kondisi yang lebih parah.

"Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung untuk memanfaatkan layanan ini di Puskesmas atau Pustu terdekat. Ke depan, akan ada upaya jemput bola ke desa-desa agar semakin banyak warga yang terjangkau," tegasnya.

Kepala Puskesmas Parakan Jauhari mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Setiap hari, pihaknya menargetkan 30 pasien untuk mengikuti pemeriksaan.

"Kami akan terus mengejar target ini selama satu tahun. Selain itu, kami juga merancang inovasi jemput bola ke desa-desa, yang bisa dikombinasikan dengan program pemerintah lainnya, seperti Integrasi Layanan Primer (ILP) serta skrining TBC dan IVA,” jelasnya.

Jauhari menekankan bahwa pemeriksaan sejak dini sangat penting. Misalnya, melalui pemeriksaan IVA, perubahan sel-sel yang berpotensi menjadi kanker leher rahim bisa langsung terdeteksi dan ditindaklanjuti.

Jika ditemukan indikasi keganasan, pasien dapat segera mendapat perawatan medis seperti kriokauter atau metode lainnya.

Dengan berbagai upaya ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan aktif melakukan pemeriksaan secara berkala. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemprov Jateng Rampungkan Kurikulum Perkoperasian untuk SD hingga SMA, Siap Diterapkan Tahun Ajaran 2026/2027
Kasus LSD dan PMK di Temanggung Terkendali, Peternak Diminta Waspada Jelang Idul Adha
Disdikbud Wonogiri Luncurkan HaloKakak, Kanal Aduan dan Konsultasi Pendidikan
Mentan Amran Bongkar Tiga Dugaan Penyelewengan di Sektor Pertanian, Tegaskan Tak Ada Kompromi
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Cegah KDRT, Dorong Perempuan Berani Melapor
Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Kian Kuat
komentar
beritaTerbaru