Selasa, 07 April 2026

Kementan Gelar Edukasi Pencegahan PMK di Bekasi, Tekankan Biosekuriti Peternakan

Rabu, 22 Januari 2025 06:18 WIB
Kementan Gelar Edukasi Pencegahan PMK di Bekasi, Tekankan Biosekuriti Peternakan
Ilustrasi ternak sehat, menunjukkan pentingnya vaksinasi dan pencegahan penyakit seperti PMK untuk produktivitas peternakan.
Bekasi (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengadakan kegiatan edukasi terkait Pencegahan dan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Berkah Bersama Sejahtera Farm, Bekasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak mengenai pentingnya biosekuriti serta langkah-langkah pencegahan PMK guna menjaga kesehatan ternak dan produktivitas peternakan nasional.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Sesditjen PKH), Tri Melasari menegaskan bahwa penerapan biosekuriti di setiap lini usaha peternakan sangat penting untuk mencegah penyebaran PMK.

"Peternak harus memperhatikan biosekuriti dengan cermat, termasuk mengawasi lalu lintas hewan ternak. Ternak yang akan masuk ke kandang harus dipastikan sudah divaksin dan bebas dari penyakit," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Melasari memberikan materi edukasi komprehensif mengenai PMK, mencakup gejala klinis yang harus diwaspadai, langkah-langkah pencegahan seperti vaksinasi dan penerapan sanitasi kandang, serta prosedur pelaporan jika ditemukan kasus mencurigakan.

Ahmad Jupri, pemilik Berkah Bersama Sejahtera Farm, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih atas edukasi yang diberikan.

"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Pertanian. Hal ini memberikan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan peternakan yang lebih baik dan aman dari ancaman penyakit," ungkapnya.

Senada dengan itu, perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi, Tisno, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kesehatan hewan serta kesejahteraan peternak.

"Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga kesehatan hewan dan memastikan kesejahteraan peternak. Dengan adanya sinergi ini, kita dapat lebih cepat dan tepat dalam merespons berbagai tantangan yang dihadapi serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ditjen PKH berharap dapat terus meningkatkan kesadaran dan kapasitas peternak dalam mencegah dan mengendalikan PMK, sehingga produktivitas peternakan nasional tetap terjaga. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemko Medan Dorong Budaya Melayu Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku
Pemkab Pati Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan PAUD
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Sepolwan Gelar Latkapuan Pendidik untuk Tingkatkan Profesionalisme SDM Polri
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
komentar
beritaTerbaru