Rabu, 12 Agustus 2026

Antisipasi Libur Nataru, 100 Personel Siaga di Posko Kesehatan Pelabuhan Banten

Sabtu, 28 Desember 2024 09:08 WIB
Antisipasi Libur Nataru, 100 Personel Siaga di Posko Kesehatan Pelabuhan Banten
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (24/12/2024) terkait layanan kesehatan selama libur Nataru. (Dok/Kemenkes)
Banten (buseronline.com) - Dalam rangka menghadapi lonjakan arus penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendirikan Posko Kesehatan di sejumlah pelabuhan strategis di Banten.

Posko tersebut mulai beroperasi sejak 15 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa posko kesehatan ini didirikan untuk memberikan layanan kesehatan dasar dan emergensi bagi para pemudik.

“Posko ini bekerja dalam dua shift selama 24 jam. Lokasinya tersebar di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya,” ungkap Menkes saat konferensi pers di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Selasa.

Provinsi Banten memiliki lima posko kesehatan yang ditempatkan di tiga pelabuhan utama:

1. Pelabuhan Merak: Tiga posko di Dermaga 5, Terminal Terpadu Merak, dan Dermaga Eksekutif.

2. Pelabuhan Ciwandan: Satu posko.

3. Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara: Satu posko.

Posko kesehatan ini mendapat dukungan dari Puskesmas Pulomerak, Puskesmas Ciwandan, dan Puskesmas Bojonegara. Selain itu, fasilitas rujukan tersedia di RS Krakatau Medika, RS Hermina Cilegon, dan RS Bethsaida.

Sebanyak 100 personel bertugas selama masa operasional posko, yang terdiri dari: 10 dokter, 13 perawat, 67 sanitarian dan surveilans, 10 pengemudi ambulans.

Posko ini juga dilengkapi dengan tiga tenda pelayanan, empat unit ambulans, empat motor ambulans, dan peralatan medis, seperti Automated External Defibrillator (AED), oksigen konsentrat, dan emergency kit.

Hingga 23 Desember 2024, posko telah melayani 53 pasien dengan kasus terbanyak berupa hipertensi (11 kasus), infeksi saluran pernapasan akut (5 kasus), dan gastritis (3 kasus). Dari total pasien, 52 ditangani rawat jalan, sementara satu pasien dirujuk ke RS Krakatau Medika.

“Kami terus memantau kondisi kesehatan pemudik dan memastikan penanganan cepat untuk kasus darurat,” ujar Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Azhar Jaya.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau para pemudik untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. “Tidur yang cukup, makan yang cukup, dan segera ke pos kesehatan jika merasa tidak sehat. Kami ingin libur Nataru ini berjalan aman, sehat, dan lancar,” katanya.

Posko kesehatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama libur akhir tahun, khususnya di jalur transportasi utama seperti Pelabuhan Merak. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemko Bandung Waspadai Kenaikan Harga Bawang dan Cabai
Timnas Soft Tennis Indonesia Matangkan Persiapan Menuju Asian Games Nagoya 2026
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
USU Relokasi Sementara Chapel, Kegiatan Ibadah Tetap Difasilitasi
Gladi Parsial HUT ke-81 RI Dimulai di Istana Merdeka, 336 Ribu Warga Antusias Mendaftar
komentar
beritaTerbaru