Senin, 22 Juni 2026

Peran Sektor Swasta Ditekankan dalam Peningkatan Akses Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 21 Desember 2024 09:26 WIB
Peran Sektor Swasta Ditekankan dalam Peningkatan Akses Kesehatan Masyarakat
Peresmian RS Hermina PIK 2 di Kabupaten Tangerang, Banten, yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Selasa (17/12/2024). (Dok/Kemenkes)
Banten (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus berupaya meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, dengan melibatkan sektor swasta sebagai salah satu solusi.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengapresiasi kontribusi pihak swasta, khususnya Rumah Sakit Hermina, yang telah berperan dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Pada peresmian RS Hermina PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa, Menkes Budi menyampaikan, "Salah satu tantangan pemerintah adalah bagaimana kita bisa mempermudah akses, meningkatkan kualitas, dan harga yang terjangkau dari layanan kesehatan bagi masyarakat."

Ia juga menekankan bahwa sektor swasta memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut.

Menkes Budi menjelaskan, untuk mendukung pertumbuhan sektor swasta, pemerintah berkomitmen untuk menciptakan regulasi yang memudahkan investasi.

"Kami ingin memastikan bahwa sektor swasta senang berinvestasi dan mengembangkan perekonomian Indonesia, terutama di sektor kesehatan," tambahnya.

Menurutnya, iklim investasi yang kondusif menjadi salah satu kunci pembangunan sektor kesehatan yang berkelanjutan.

Pemerintah, lanjut Menkes Budi, juga berupaya menciptakan keseimbangan dalam regulasi untuk menghindari ketidakseimbangan antara kepentingan sektor swasta dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang terjangkau.

Dalam hal ini, transparansi harga dan kualitas layanan menjadi hal yang sangat penting. Menkes Budi mendorong sektor kesehatan untuk lebih transparan dalam hal harga dan kualitas layanan agar masyarakat dapat memilih layanan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka tanpa mengorbankan kualitas.

"Ke depan, bukan hanya membayar untuk mendapatkan layanan, tetapi juga memastikan bahwa layanan yang diterima memiliki kualitas yang baik," tambah Menkes Budi.

Ia juga mengingatkan bahwa biaya kesehatan di Indonesia akan terus meningkat jika sistem layanan kesehatan tidak dikelola dengan baik, dan perubahan paradigma dalam pembayaran layanan kesehatan perlu dilakukan dengan fokus pada nilai atau kualitas layanan yang diberikan.

Dengan keterlibatan sektor swasta dan kebijakan yang mendukung, diharapkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Indonesia dapat terus meningkat, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
KPK Angkat Drama Musikal “SIDIK” sebagai Media Edukasi Antikorupsi Jelang Hakordia 2026
Wali Kota Medan Buka Open Turnamen Pencak Silat IPSI Kota Medan 2026 di GOR Kebun Bunga
Seleksi Beasiswa Santri Jateng 2026 Dimulai, Lebih dari 800 Pendaftar Ikuti Tahap Penyaringan
Indonesia Kantongi Dukungan Kuat Tiongkok untuk Penerbitan Perdana Panda Bond
Jerman Menang Dramatis 2-1 atas Pantai Gading, Undav Jadi Penentu di Menit Akhir
Jepang Hajar Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026, Ayase Ueda Jadi Bintang Laga
komentar
beritaTerbaru