Rabu, 24 Juni 2026

Hindari Konsumsi Unggas yang Sakit

Senin, 24 Juni 2024 07:12 WIB
Hindari Konsumsi Unggas yang Sakit
Hewan unggas.
Jakarta (buseronline.com) - Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Achmad Farchanny Tri Adryanto mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya antisipasi penularan flu burung pada manusia.

Bagi mereka yang sering bersentuhan dengan unggas, ia menyarankan untuk selalu cuci tangan menggunakan sabun setelah berkontak dengan unggas.

“Tidak mengkonsumsi unggas dan mamalia yang sakit, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai pada saat kontak dengan unggas atau hewan mamalia sakit atau mati mendadak,” pesan Farchanny, seperti dilansir dari Sehat Negeriku.

Kemudian melaporkan kepada dinas peternakan setempat bila ada kematian unggas atau hewan mamalia secara mendadak dan dalam jumlah yang banyak di lingkungannya.

Penularan penyakit flu burung pada manusia dapat melalui kontak langsung dengan unggas atau binatang lain yang sakit atau produk unggas yang sakit karena infeksi H5N.

Penularan di lingkungan, pasar, kandang unggas, halaman, kebun atau peralatan yang tercemar virus tersebut baik yang berasal dari tinja unggas yang terserang flu burung (H5N1).

Penularan juga dapat melalui makanan, yang mana mengolah produk unggas, mengkonsumsi produk unggas mentah atau yang tidak dimasak dengan sempurna di wilayah yang dicurigai atau dipastikan terdapat hewan atau manusia yang terinfeksi H5N1.

Pada umumnya, gejala klinis flu burung (H5N1) pada manusia mirip dengan flu biasa, yang sering ditemukan adalah demam lebih dari 38 derajat celcius, batuk, dan nyeri tenggorok.

Gejala lain yang dapat ditemukan adalah pilek, sakit kepala, nyeri otot, infeksi selaput mata, diare atau gangguan saluran cerna. Gejala sesak napas menandai kelainan saluran napas bawah yang dapat memburuk dengan cepat.

“Segera ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala sakit suspek flu burung dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko,” sambung Farchanny. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Tokoh Pers dan Gereja Kenang Dedikasi dan Keteladanannya
Presiden Prabowo Tutup Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026, Tegaskan Peran NU sebagai Pilar Stabilitas Bangsa
KPK Luncurkan Program “KPK Mengajar” di NTB dan NTT untuk Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini
Pemprov Jabar Gandeng Sekolah Swasta, Siapkan Bantuan Rp2,7 Juta untuk Siswa Tak Lolos Negeri
360 Bidan Meriahkan HUT ke-75 IBI Sragen, Perkuat Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
SPMB Tahap 1 Jabar Resmi Ditutup, Ratusan Ribu Siswa Siap Daftar Ulang
komentar
beritaTerbaru