Minggu, 04 Oktober 2026

BPOM RI Beri Izin Suntik Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak 6 Bulan-11 Tahun

Selasa, 27 Desember 2022 14:25 WIB
BPOM RI Beri Izin Suntik Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Anak 6 Bulan-11 Tahun
Kepala Badan POM RI Dr Ir Penny K Lukito MCP.
Jakarta (buseronline.com) - BPOM RI resmi memberikan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak usia 6 bulan hingga 11 tahun.

Adapun vaksin ini memiliki formulasi dan kekuatan yang berbeda dengan vaksin Pfizer untuk remaja dan dewasa. Karenanya, vaksin Pfizer anak atau disebut vaksin Comirnaty Children tidak dapat digunakan pada individu berusia 12 tahun ke atas.

Kepala Badan POM RI Dr Ir Penny K Lukito MCP menyatakan vaksin Comirnaty Children (6 Months - 4 Years) dan Vaksin Comirnaty Children (5-11 Years) di masyarakat telah menambah pilihan vaksinasi primer untuk anak dengan rentang usia 6 bulan sampai kurang dari 12 tahun, selain Vaksin Sinovac/Coronavac.

Adapun dosis Vaksin Comirnaty Children (6 Months - 4 Years) untuk vaksinasi primer adalah 3 mcg/0,2 mL yang diberikan dalam tiga dosis pemberian.

Dua dosis pertama diberikan dalam rentang waktu 3 minggu, diikuti dengan dosis ketiga yang diberikan setidaknya 8 minggu setelah dosis kedua.

Aturan Vaksin Comirnaty Children (5-11 Years) untuk vaksinasi primer adalah 10 mcg/0,2 mL, diberikan dalam dua dosis dengan rentang waktu 3 minggu antara dosis pertama dan kedua.

Vaksin ini membantu pemenuhan terhadap kebutuhan vaksin Covid-19 serta keterbatasan jenis vaksin yang dapat digunakan untuk populasi anak saat ini.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru