Senin, 06 Juli 2026

Menkes RI Tinjau Layanan Puskesmas hingga RSUD Kepulauan Togean

Senin, 08 Januari 2024 12:54 WIB
Menkes RI Tinjau Layanan Puskesmas hingga RSUD Kepulauan Togean
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan di Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (6/1/2024). (Dok/Kemenkes RI)
Tojo Una-una (buseronline.com) - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan di Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah, yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan.

Setelah mengunjungi empat fasilitas kesehatan di wilayah daratan, yakni Ampana, Menkes Budi mengunjungi Kepulauan Togean.

Kepulauan Togean merupakan gugusan kepulauan terbesar di Indonesia yang terletak di Teluk Tomini dan berjarak sekitar 30 mil dari Ampana.

Untuk itu, Kepulauan Togean hanya dapat dijangkau menggunakan kapal dengan waktu tempuh sekitar 5-6 jam atau speedboat dengan lama perjalanan sekitar 1,5 jam.

Dalam kunjungan ini, Menkes Budi ingin melihat lebih dekat fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, terutama yang berkaitan dengan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), akses layanan kesehatan, peralatan kesehatan, dan SDM kesehatan.

Selama di Kepulauan Togean, Menkes Budi mengunjungi sejumlah fasyankes. Salah satunya RSUD Wakai yang merupakan rumah sakit rujukan satu-satunya bagi lima puskesmas di Kepulauan Togean.

Menkes Budi melihat beberapa ruangan yang ada di RSUD Wakai, yakni ruang operasi dan hemodialisa, serta berbincang dengan sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di sana.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Menkes Budi mengatakan layanan kesehatan di RSUD masih cukup minim. Menurutnya, perlu ada penambahan dan peningkatan peralatan, terutama alat untuk penyakit-penyakit yang cukup berat dan membutuhkan penanganan cepat.

“Saya tadi pergi ke pulau untuk melihat fasilitas pelayanan kesehatan yang di kepulauan kondisinya seperti apa, memang perlu kita lengkapi rumah sakit-rumah sakit yang ada di sana agar tidak perlu dirujuk kalau ada yang patah tulang, operasi sesar, penyakit-penyakit seperti stroke dan ginjal,” kata Menkes.

Dengan pelengkapan ini, Menkes Budi berharap akses masyarakat Kepulauan Togean terhadap fasyankes yang lengkap dan memadai bisa lebih mudah dan dekat, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke RSUD Ampana.

“Nanti akan kita tingkatkan RSUD tipe D di sana, agar bisa menangani pasien di kepulauan, jadi mereka tidak perlu dibawa 5 sampai 6 jam menggunakan kapal, mudah-mudahan dengan demikian layanan kesehatan untuk masyarakat Tojo Una-una bisa lebih baik,” tuturnya.

Direktur RSUD Wakai Ratih mengaku senang dan bahagia atas kunjungan perdana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke rumah sakitnya. Ia berharap, kunjungan ini menjadi awal yang baik bagi penguatan dan pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Tojo Una-una, khususnya fasyankes yang berada di Kepulauan Togean.

Turut mendampingi Menkes Budi, yakni Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Maria Endang Sumiwi, Kepala Dinas Kesehatan Jafanet Alfari, Direktur RSUD Ampana Niko, dan Direktur RSUD Wakai Ratih. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wagub Jateng: Pendidikan Agama Jadi Kunci Ketenteraman Masyarakat dan Pembangunan SDM
Kemendikdasmen Perkuat Mutu Pembelajaran lewat Supervisi Pengelolaan Kinerja 2026
Ratusan Warga Banyumas Antusias Ikuti Program Speling, Wagub Jateng Tinjau Layanan
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Revitalisasi Sekolah Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Layak, Siswi SMPN 9 Pangkalpinang Apresiasi Pemerintah
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
komentar
beritaTerbaru