Minggu, 05 Juli 2026

Peningkatan Kasus Flu pada Anak

Rabu, 29 November 2023 09:53 WIB
Peningkatan Kasus Flu pada Anak
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi MEpid.
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mengeluarkan edaran resmi terkait respons kekhawatiran pneumonia misterius atau infeksi yang belum diketahui penyebabnya di China.

Otoritas kesehatan China sebelumnya meyakini kasus tersebut tidak berkaitan dengan patogen ataupun virus baru, melainkan mycoplasma, infeksi umum yang banyak dilaporkan sebelum Covid-19 mewabah.

Meski begitu, sebagai kehati-hatian, Kementerian Kesehatan RI mulai memantau ketat pergerakan masuk pelaku perjalanan khususnya dari negara dengan laporan wabah serupa.

Bila pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) mengeluhkan influenza saat tiba di Tanah Air, yang bersangkutan perlu mendapatkan edukasi terkait pencegahan penularan virus.

Kemenkes RI juga melakukan pengambilan sampel pada sejumlah kasus yang dicurigai mycoplasma pneumonia.

Apakah tren kasus tersebut juga meningkat di Indonesia?

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi MEpid mengakui memang ada peningkatan kasus flu pada anak.

"Ada peningkatan kasus flu biasa pada anak, cuman, karena kemarin kan tidak semua sampelnya diperiksa, karena belum ada imbauan dari WHO, jadi belum diketahui apakah peningkatan itu berkaitan dengan mycoplasma," katanya saat memberi keterangan kepada media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan,

Meski begitu, dr Nadia meminta publik untuk tidak terlalu khawatir berlebihan menyoal laporan pneumonia misterius di China.

Alih-alih panik, sebaiknya tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, kembali memakai masker di tempat yang penuh dengan kerumunan, juga tidak lupa rutin mencuci tangan.

Obat mycoplasma pneumonia dipastikan dr Nadia sudah tersedia dan stoknya tidak terbatas.

"Kalau untuk obat mycoplasma kita sih tersedia ya, dan edukasi tentunya kepada masyarakat untuk cuci tangan, kalau misalnya sakit batuk influenza pakai masker," jelasnya.

"Obat mycoplasma ada di indonesia, kita nggak perlu impor, ini kan bukan penyakit baru, jadi memang tinggal memastikan diagnosisnya mycoplasma," ujarnya.

Mengutip laporan China, dr Nadia menyebut otoritas kesehatan di sana saat ini gencar melakukan vaksinasi dengan vaksin influenza, bukan vaksinasi Covid-19.

Artinya, bisa dipastikan penyebaran pneumonia saat ini juga tidak berkaitan dengan kemungkinan varian baru SARS-CoV-2. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia dan Belarus Sepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan
Kemendikdasmen Sempurnakan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
USU Buka Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Mandiri Tahap II, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Rico Waas: Indonesia City Expo Jadi Wadah Perkuat Produk Lokal Menuju Pasar Global
Kemenkes Ungkap Tiga Temuan Kasus Meninggalnya dr Icha, Siapkan Perpres Perlindungan Nakes
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi Potensi Daerah
komentar
beritaTerbaru