Rabu, 19 Agustus 2026

Indonesia Krisis Ketersediaan Dokter Spesialis, Ini Upaya Kemenkes RI

Selasa, 13 Desember 2022 14:16 WIB
Indonesia Krisis Ketersediaan Dokter Spesialis, Ini Upaya Kemenkes RI
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia saat ini mengalami krisis ketersediaan dokter spesialis.

Hal ini disebabkan karena berkurangnya angka produksi dan tidak meratanya distribusi dokter spesialis ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengatakan krisis dokter spesialis ini ditandai dengan ketidak mampuan untuk melayani kebutuhan layanan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia.

"Maka dari itu kita butuh melakukan pembaharuan sistem untuk meningkatkan jumlah produksi serta upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh kabupaten/kota di Indonesia," kata Menkes Budi dalam Dialog Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Pendayagunaan Dokter Spesialis di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Upaya pemenuhan dokter spesialis akan dilakukan melalui Academic Health System (AHS) untuk memastikan lebih banyak dokter yang terfasilitasi agar bisa menjalani pendidikan dokter spesialis berbasis universitas (University Based).

Serta didukung juga dengan sistem baru yaitu pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (Hospital Based).

Di samping itu, Kemenkes RI juga terus berupaya untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Tahun depan akan disediakan sebanyak 2.500 beasiswa untuk dokter spesialis, sub-spesialis, termasuk fellowship lulusan luar negeri.

Pembentukan konsep pendidikan dokter spesialis melalui hospital based dapat memungkinkan adanya sistem pembayaran gaji bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk mendukung upaya produksi dan pemerataan dokter spesialis.

"Konsep pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit juga memungkinkan adanya sistem pembayaran gaji bagi peserta PPDS untuk mendukung perbanyakan produksi serta pemerataan dokter spesialis," ujarnya.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
Investasi Kota Bandung Tembus Rp6,4 Triliun, Target Akhir Tahun Rp12 Triliun
Polres Ende Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Gempa di Lokoboko
HUT ke-81 RI, KPK Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Integritas dan Lawan Korupsi
Pemkab Bekasi Dorong Generasi Muda Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru