Minggu, 04 Oktober 2026

Indonesia Krisis Ketersediaan Dokter Spesialis, Ini Upaya Kemenkes RI

Selasa, 13 Desember 2022 14:16 WIB
Indonesia Krisis Ketersediaan Dokter Spesialis, Ini Upaya Kemenkes RI
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.
Jakarta (buseronline.com) - Indonesia saat ini mengalami krisis ketersediaan dokter spesialis.

Hal ini disebabkan karena berkurangnya angka produksi dan tidak meratanya distribusi dokter spesialis ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengatakan krisis dokter spesialis ini ditandai dengan ketidak mampuan untuk melayani kebutuhan layanan kesehatan seluruh masyarakat Indonesia.

"Maka dari itu kita butuh melakukan pembaharuan sistem untuk meningkatkan jumlah produksi serta upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh kabupaten/kota di Indonesia," kata Menkes Budi dalam Dialog Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Pendayagunaan Dokter Spesialis di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Upaya pemenuhan dokter spesialis akan dilakukan melalui Academic Health System (AHS) untuk memastikan lebih banyak dokter yang terfasilitasi agar bisa menjalani pendidikan dokter spesialis berbasis universitas (University Based).

Serta didukung juga dengan sistem baru yaitu pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (Hospital Based).

Di samping itu, Kemenkes RI juga terus berupaya untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Tahun depan akan disediakan sebanyak 2.500 beasiswa untuk dokter spesialis, sub-spesialis, termasuk fellowship lulusan luar negeri.

Pembentukan konsep pendidikan dokter spesialis melalui hospital based dapat memungkinkan adanya sistem pembayaran gaji bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk mendukung upaya produksi dan pemerataan dokter spesialis.

"Konsep pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit juga memungkinkan adanya sistem pembayaran gaji bagi peserta PPDS untuk mendukung perbanyakan produksi serta pemerataan dokter spesialis," ujarnya.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru