Minggu, 05 Juli 2026

Jubir Kemenkes: Indonesia Level 1 Transmisi Komunitas Covid-19

Sabtu, 03 Desember 2022 12:31 WIB
Jubir Kemenkes: Indonesia Level 1 Transmisi Komunitas Covid-19
Juru Bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril SpP MPH.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaporkan Indonesia masih berada pada Level 1 transmisi komunitas Covid-19.

Menyusul kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia imbas sub varian Omicron XBB, Kemenkes RI menyebut Indonesia kini masih berada di Level 1 transmisi komunitas.

Namun memang ditemukan dalam sepekan terakhir, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, dibarengi penurunan kasus rawat inap di rumah sakit.

"Dalam tujuh hari terakhir rata-rata 5.025 kasus dan per tanggal 1 desember 4.977 kasus, terjadi penurunan 21,2 persen," kata Juru Bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril SpP MPH, Sabtu (3/12/2022).

Dokter Syahril lebih lanjut menjelaskan, tren rawat inap di ruang isolasi per 1 Desember 2022 mengalami penurunan sebanyak 5,76 persen. Data terakhir kemarin, terdapat 5.750 pasien dirawat.

Sementara sebelumnya pada data pekan lalu, ada sebanyak 6.152 pasien. Kemudian perihal tren perawatan di ruang intensif, kasus harian yang dirawat ada sebanyak 602, dan harian dalam sepekan terakhir sebanyak 649 kasus.

Artinya, terjadi penurunan 5,61 persen. Kasus Covid-19 kini didominasi di Pulau Jawa dan Bali dengan proporsi kasus mencapai 90,63 persen. Sementara itu, proporsi kasus di luar pulau Jawa dan Bali sebesar 9,3 persen.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Dorong Promosi Potensi Daerah
Mesir Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Taklukkan Australia Lewat Adu Penalti
Kemendikdasmen Perkuat Pendataan Prasarana Sekolah untuk Percepat Revitalisasi hingga 2028
Argentina Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Cape Verde 3-2
PSSI Gelar Kongres Tahunan 3 Agustus, Delegasi akan Saksikan Laga Indonesia vs Vietnam
Pemkab Kendal Perkuat Budaya Integritas ASN melalui Sosialisasi Antikorupsi 2026
komentar
beritaTerbaru