Rabu, 19 Agustus 2026

Jubir Kemenkes: Indonesia Level 1 Transmisi Komunitas Covid-19

Sabtu, 03 Desember 2022 12:31 WIB
Jubir Kemenkes: Indonesia Level 1 Transmisi Komunitas Covid-19
Juru Bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril SpP MPH.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaporkan Indonesia masih berada pada Level 1 transmisi komunitas Covid-19.

Menyusul kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia imbas sub varian Omicron XBB, Kemenkes RI menyebut Indonesia kini masih berada di Level 1 transmisi komunitas.

Namun memang ditemukan dalam sepekan terakhir, tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, dibarengi penurunan kasus rawat inap di rumah sakit.

"Dalam tujuh hari terakhir rata-rata 5.025 kasus dan per tanggal 1 desember 4.977 kasus, terjadi penurunan 21,2 persen," kata Juru Bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril SpP MPH, Sabtu (3/12/2022).

Dokter Syahril lebih lanjut menjelaskan, tren rawat inap di ruang isolasi per 1 Desember 2022 mengalami penurunan sebanyak 5,76 persen. Data terakhir kemarin, terdapat 5.750 pasien dirawat.

Sementara sebelumnya pada data pekan lalu, ada sebanyak 6.152 pasien. Kemudian perihal tren perawatan di ruang intensif, kasus harian yang dirawat ada sebanyak 602, dan harian dalam sepekan terakhir sebanyak 649 kasus.

Artinya, terjadi penurunan 5,61 persen. Kasus Covid-19 kini didominasi di Pulau Jawa dan Bali dengan proporsi kasus mencapai 90,63 persen. Sementara itu, proporsi kasus di luar pulau Jawa dan Bali sebesar 9,3 persen.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
Investasi Kota Bandung Tembus Rp6,4 Triliun, Target Akhir Tahun Rp12 Triliun
Polres Ende Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Gempa di Lokoboko
HUT ke-81 RI, KPK Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Integritas dan Lawan Korupsi
Pemkab Bekasi Dorong Generasi Muda Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045
PMI Sebarluaskan Informasi Akses Layanan Kesehatan bagi Pengungsi Gempa di Reok
komentar
beritaTerbaru