Minggu, 08 November 2026

Perdana, RS Pirngadi Medan Lakukan Pemasangan Ring Jantung, Zakiyuddin Apresiasi Bantuan Kemenkes

Minggu, 08 November 2026 17:45 WIB
Perdana, RS Pirngadi Medan Lakukan Pemasangan Ring Jantung, Zakiyuddin Apresiasi Bantuan Kemenkes
Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap saat meninjau kegiatan Proctorship INB Kardiovaskular di RSUD Dr Pirngadi Medan, Jumat (6/11/2026).

Medan (buseronline.com) - RSUD Dr Pirngadi Medan mencatat sejarah baru dalam pengembangan pelayanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan kateterisasi jantung atau pemasangan ring jantung untuk pertama kalinya.

Tindakan medis tersebut dilakukan dengan memanfaatkan peralatan kesehatan bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Pelaksanaan tindakan perdana ini disaksikan langsung Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, saat meninjau kegiatan Proctorship INB Kardiovaskular di RSUD Dr Pirngadi Medan, pada 6 November 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan kunjungan Tim KJSU-KIA dan Proctoring Kemenkes RI tersebut turut dihadiri Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI dr Obrin Parulian, Direktur RS Adam Malik dr Zainal Syafri, jajaran Tim KJSU-KIA Kemenkes, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Surya Syahputra, serta Plt Direktur Utama RSUD Dr Pirngadi Medan dr Mardohar Tambunan.

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menyaksikan secara langsung proses kateterisasi dan pemasangan ring jantung terhadap seorang pasien melalui monitor.

Ia menyebut kehadiran fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan RSUD Dr Pirngadi memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi penderita penyakit jantung.

Zakiyuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemenkes RI atas dukungan peralatan kesehatan yang diberikan kepada rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.

"Hari ini kita bersyukur karena untuk pertama kalinya RSUD Dr Pirngadi melakukan pemasangan ring jantung. Peralatan ini merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan dan hari ini sudah mulai digunakan. Harapan kita, ke depan fasilitas ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan tindakan kateterisasi maupun pemasangan ring," kata Zakiyuddin.

Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, sehingga warga tidak perlu lagi harus berobat ke luar daerah maupun luar negeri untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius Pemko Medan. Apalagi, RSUD Dr Pirngadi tidak hanya melayani masyarakat Kota Medan, tetapi juga menjadi salah satu tujuan masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Zakiyuddin mengakui masih terdapat sejumlah persoalan pelayanan kesehatan yang harus dibenahi, di antaranya keterbatasan kamar perawatan, ketersediaan dokter, hingga obat-obatan.

"Setiap hari masih ada masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan kamar perawatan, keterbatasan dokter, hingga ketersediaan obat. Ini yang harus kita benahi. Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan layak," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan secara adil tanpa membedakan kondisi ekonomi pasien. Setiap masyarakat berhak memperoleh pelayanan dan penanganan medis terbaik.

"Orang kaya maupun masyarakat kurang mampu, ketika sakit jantung, sama-sama membutuhkan penanganan yang baik. Karena itu, pelayanan kesehatan harus benar-benar kita tingkatkan agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya," ujarnya.

Selain melengkapi fasilitas kesehatan, Zakiyuddin menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, juga menjadi hal penting. Sebab, kecanggihan peralatan medis harus diimbangi dengan kemampuan, profesionalisme, serta kepedulian tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Ia berharap pengembangan layanan jantung di RSUD Dr Pirngadi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berobat di Kota Medan, sekaligus mengurangi kecenderungan masyarakat memilih berobat ke luar negeri, termasuk Malaysia.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, menjelaskan bahwa dukungan pemerintah pusat kepada RSUD Dr Pirngadi tidak hanya berupa penyediaan sarana dan peralatan kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab).

Dukungan tersebut juga mencakup pendidikan dan pelatihan bagi dokter serta perawat untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam memberikan pelayanan kardiovaskular.

Dengan dukungan fasilitas dan peningkatan kompetensi SDM tersebut, RSUD Dr Pirngadi diharapkan mampu mengembangkan layanan jantung secara optimal, termasuk memberikan pelayanan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.

Pelaksanaan kateterisasi jantung perdana ini menjadi langkah penting bagi RSUD Dr Pirngadi dalam memperkuat layanan kesehatan di Kota Medan. Melalui sinergi Pemko Medan dan pemerintah pusat, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang lengkap, berkualitas, dan terjangkau. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
TP PKK Medan Ajak Anak Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun
Program Tebus Ijazah Pemko Medan Sudah Bantu 278 Siswa
Wawali Medan Soroti Fasilitas SD Negeri 066667, Minta Drainase dan Sarana Sekolah Segera Diperbaiki
Pemko Medan Revitalisasi 31 Fasilitas Kesehatan, Anggaran Capai Rp125,9 Miliar
Wawalkot Medan Tegaskan Sekolah Pascabencana Harus Aman dan Tangguh
Zakiyuddin Ajak Kapolres Baru Perkuat Sinergi Wujudkan Belawan Aman dan Bebas Kriminalitas
komentar
beritaTerbaru