Selain melengkapi fasilitas kesehatan, Zakiyuddin menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, juga menjadi hal penting. Sebab, kecanggihan peralatan medis harus diimbangi dengan kemampuan, profesionalisme, serta kepedulian tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Ia berharap pengembangan layanan jantung di RSUD Dr Pirngadi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berobat di Kota Medan, sekaligus mengurangi kecenderungan masyarakat memilih berobat ke luar negeri, termasuk Malaysia.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, dr Obrin Parulian, menjelaskan bahwa dukungan pemerintah pusat kepada RSUD Dr Pirngadi tidak hanya berupa penyediaan sarana dan peralatan kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab).
Dukungan tersebut juga mencakup pendidikan dan pelatihan bagi dokter serta perawat untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam memberikan pelayanan kardiovaskular.
Dengan dukungan fasilitas dan peningkatan kompetensi SDM tersebut, RSUD Dr Pirngadi diharapkan mampu mengembangkan layanan jantung secara optimal, termasuk memberikan pelayanan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Pelaksanaan kateterisasi jantung perdana ini menjadi langkah penting bagi RSUD Dr Pirngadi dalam memperkuat layanan kesehatan di Kota Medan. Melalui sinergi Pemko Medan dan pemerintah pusat, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang lengkap, berkualitas, dan terjangkau. (P3)
beritaTerkait
komentar