"Untuk menurunkan prevalensi, tidak bisa dilakukan hanya melalui kegiatan dalam waktu singkat. Ini harus dilakukan secara sistemik," katanya.
Sementara itu, pencegahan kasus baru harus dimulai sejak sebelum pasangan menikah, kemudian berlanjut pada masa kehamilan hingga persalinan.
"Untuk mencapai zero new stunting, kita mulai dari penanganan sejak seseorang akan menikah, kemudian hamil, sampai melahirkan," tuturnya.
Melalui transformasi ini,
Pemko Bandung berharap
Posyandu semakin optimal dalam menjalankan fungsi pelayanan dasar masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan Posyandu tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan lintas sektor. (R)
beritaTerkait
komentar