Senin, 07 September 2026

Wagub Jabar Dorong Masyarakat Sadar Risiko Penyakit Jantung

Senin, 07 September 2026 14:15 WIB
Wagub Jabar Dorong Masyarakat Sadar Risiko Penyakit Jantung
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan foto bersama dengan lainnya saat menghadiri pengukuhan pengurus YJI Cabang Provinsi Jawa Barat masa bakti 2026-2031 di Aula Kantor Dinas Kesehatan Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026).

Bandung (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap risiko penyakit jantung.

Dilansir dari laman Jabarprov, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memperkuat kampanye kesehatan serta mendorong penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Erwan mengatakan, banyak masyarakat merasa dirinya sehat karena tidak mengalami gejala penyakit. Namun, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, ternyata ditemukan adanya penyakit jantung.

"Kami akan jadikan Jabar sebagai provinsi sadar kesehatan, sadar risiko penyakit jantung. Kami siap berkolaborasi untuk terus mengkampanyekan," ujar Erwan saat menghadiri pengukuhan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Jawa Barat masa bakti 2026-2031 di Aula Kantor Dinas Kesehatan Jawa Barat, pada 5 September 2026.

Menurut Erwan, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah risiko penyakit jantung. Pemerintah telah memperkuat upaya tersebut melalui program cek kesehatan gratis.

Hingga Juli 2026, sekitar 60 juta warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, ditemukan sekitar 1 juta kasus baru penyakit jantung.

Erwan menilai, angka tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat tidak boleh hanya mengandalkan kondisi tubuh tanpa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

"Kalau tidak ada deteksi dini, bagaimana jadinya. Jadi, yang merasa sehat belum tentu benar-benar sehat," ucapnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, Erwan menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat sebagai bagian dari upaya menekan risiko penyakit jantung. Masyarakat diharapkan mulai menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemprov Jabar akan berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia dalam mengedukasi dan mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan salah satunya Yayasan Jantung Indonesia untuk membangun budaya hidup sehat di Jawa Barat," tutur Erwan.

Sementara itu, pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Jawa Barat masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan. Komar Hanifi dipercaya menjadi ketua dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Annisa Pohan Yudhoyono.

Erwan berharap kepengurusan baru YJI Jawa Barat dapat terus berkontribusi dalam menekan risiko penyakit jantung serta membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

"Semoga Yayasan Jantung Indonesia Jabar di kepengurusan yang sekarang terus berkontribusi menekan risiko penyakit jantung dan membangun budaya hidup sehat di Jabar," pungkas Erwan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Selesai Jalani Verifikasi Adiwiyata 2026
Jabar-Henan Perkuat Kerja Sama, Bidik Investasi hingga Perdagangan Komoditas
Disdik Jabar Tata Pengelolaan Dapodik, Pelayanan Data Harus Makin Cepat dan Akurat
SMKN 1 Setu Bekasi Tempati Gedung Baru
Pemko Bandung Perluas Akses Layanan Kesehatan, Puskesmas Hadir Lebih Dekat dengan Warga
Sekda Jabar: UMKM Harus Berani Naik Kelas, Jangan Takut Gagal
komentar
beritaTerbaru