Jumat, 16 Oktober 2026

10 Tahun NGTS, Kemendikdasmen Dorong Sekolah Jadi Agen Perubahan Gizi Anak

Jumat, 28 Agustus 2026 17:25 WIB
10 Tahun NGTS, Kemendikdasmen Dorong Sekolah Jadi Agen Perubahan Gizi Anak
Perayaan 10 tahun Program NGTS di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, pada 23 Agustus 2026.
Sementara itu, kantin SMA Negeri 1 Singosari berhasil meraih penghargaan sebagai kantin sehat nasional juara dua di regional barat.

Kepala SMA Negeri 1 Singosari Sri Endang Hidajati menilai keberhasilan pendidikan gizi tidak cukup hanya dilihat dari pemahaman siswa selama berada di sekolah. Kebiasaan tersebut perlu diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat.

"Harapan saya, edukasi gizi kepada murid-murid SMA Negeri 1 Singosari tidak hanya terbatas di ruang sekolah, tetapi juga bisa diimplementasikan di mana pun anak-anak berada, termasuk bekerja sama dengan orang tua untuk mendukung pelaksanaan edukasi gizi ini," ujar Sri.

Direktur SEAMEO RECFON Rini Sekartini mengatakan NGTS selama satu dekade tidak hanya berfokus pada edukasi gizi, tetapi juga mendorong sekolah menghasilkan praktik baik yang dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

"Programnya intinya adalah gizi pada anak sekolah, bukan hanya edukasi, tetapi juga praktik baik yang bisa dilakukan, terutama oleh sekolah," ujar Rini.

Menurutnya, guru dan kepala sekolah menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program karena sekolah merupakan pusat penerapan berbagai praktik gizi.

Kegiatan NGTS juga berkembang sesuai dengan potensi masing-masing sekolah. Selain kebun sekolah, sejumlah sekolah mengembangkan peternakan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi peserta didik.

Rini menegaskan bahwa gizi merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak sekaligus investasi untuk masa depan bangsa.

"Gizi itulah pondasi utama untuk tumbuh kembang anak dan menjadi investasi untuk masa depan, supaya anaknya sehat, kreatif, dan juga memiliki jiwa besar untuk memajukan Indonesia nantinya," ujarnya.

Memasuki dekade kedua, kolaborasi Kemendikdasmen dan SEAMEO RECFON diharapkan semakin memperluas praktik baik NGTS di Indonesia sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman dengan negara-negara Asia Tenggara.

Dengan pendekatan yang menggabungkan edukasi dan praktik langsung, NGTS diharapkan mampu menjadikan perilaku hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian dari budaya sekolah yang terus tumbuh dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Rumah Pendidikan Hadirkan Pembelajaran Interaktif, Bantu Guru dan Siswa di SMA Negeri 80 Jakarta
Revitalisasi Dua Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Ditargetkan Rampung Desember 2026
Kemendikdasmen Perkuat Digitalisasi PAUD untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Anak Usia Dini
Kemendikdasmen Raih Platinum Awards AHI 2026, Sabet 21 Trofi Penghargaan
Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan
komentar
beritaTerbaru