Jumat, 28 Agustus 2026

10 Tahun NGTS, Kemendikdasmen Dorong Sekolah Jadi Agen Perubahan Gizi Anak

Jumat, 28 Agustus 2026 17:25 WIB
10 Tahun NGTS, Kemendikdasmen Dorong Sekolah Jadi Agen Perubahan Gizi Anak
Perayaan 10 tahun Program NGTS di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, pada 23 Agustus 2026.
Sementara itu, kantin SMA Negeri 1 Singosari berhasil meraih penghargaan sebagai kantin sehat nasional juara dua di regional barat.

Kepala SMA Negeri 1 Singosari Sri Endang Hidajati menilai keberhasilan pendidikan gizi tidak cukup hanya dilihat dari pemahaman siswa selama berada di sekolah. Kebiasaan tersebut perlu diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat.

"Harapan saya, edukasi gizi kepada murid-murid SMA Negeri 1 Singosari tidak hanya terbatas di ruang sekolah, tetapi juga bisa diimplementasikan di mana pun anak-anak berada, termasuk bekerja sama dengan orang tua untuk mendukung pelaksanaan edukasi gizi ini," ujar Sri.

Direktur SEAMEO RECFON Rini Sekartini mengatakan NGTS selama satu dekade tidak hanya berfokus pada edukasi gizi, tetapi juga mendorong sekolah menghasilkan praktik baik yang dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

"Programnya intinya adalah gizi pada anak sekolah, bukan hanya edukasi, tetapi juga praktik baik yang bisa dilakukan, terutama oleh sekolah," ujar Rini.

Menurutnya, guru dan kepala sekolah menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program karena sekolah merupakan pusat penerapan berbagai praktik gizi.

Kegiatan NGTS juga berkembang sesuai dengan potensi masing-masing sekolah. Selain kebun sekolah, sejumlah sekolah mengembangkan peternakan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi peserta didik.

Rini menegaskan bahwa gizi merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak sekaligus investasi untuk masa depan bangsa.

"Gizi itulah pondasi utama untuk tumbuh kembang anak dan menjadi investasi untuk masa depan, supaya anaknya sehat, kreatif, dan juga memiliki jiwa besar untuk memajukan Indonesia nantinya," ujarnya.

Memasuki dekade kedua, kolaborasi Kemendikdasmen dan SEAMEO RECFON diharapkan semakin memperluas praktik baik NGTS di Indonesia sekaligus membuka ruang berbagi pengalaman dengan negara-negara Asia Tenggara.

Dengan pendekatan yang menggabungkan edukasi dan praktik langsung, NGTS diharapkan mampu menjadikan perilaku hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian dari budaya sekolah yang terus tumbuh dan berkelanjutan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Targetkan 90.447 Guru SD Ikuti Pelatihan Bahasa Inggris
Kemendikdasmen Luncurkan DigiSkillBadge untuk Perkuat Rekam Jejak Kompetensi Murid SMK
Gempa Flores Berdampak pada 1.378 Satuan Pendidikan, Pembelajaran Tetap Berjalan
Kemendikdasmen Pastikan Hak Belajar Murid Tetap Berjalan di Tengah Karhutla Kalimantan
Modular Summit 2026 Dorong Guru Ciptakan Pembelajaran Digital yang Kreatif dan Interaktif
Kemendikdasmen Siapkan Anggaran Rp61,1 Triliun untuk Pendidikan Tahun 2027
komentar
beritaTerbaru