Jumat, 21 Agustus 2026

Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng

Jumat, 21 Agustus 2026 19:05 WIB
Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Selasa (18/8/2026).
"Karena rumah sakitnya sekarang tidak aman digunakan, kita sedang membangun rumah sakit lapangan. Di sana nanti dokter-dokter bisa melakukan operasi dengan baik," ujar Budi.

Menkes juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Kemenkes akan mengerahkan tenaga kesehatan dan relawan untuk melakukan penyisiran kesehatan di wilayah terdampak guna menemukan warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Tim kesehatan akan mendatangi puskesmas dan desa-desa untuk mengidentifikasi pasien yang membutuhkan perawatan maupun rujukan ke rumah sakit.

"Kita perlu sekali mengirim tim relawan ke seluruh puskesmas yang ada di Flores Utara untuk menyapu bersih semua desa, mengidentifikasi pasien-pasien mana yang harus segera kita rawat dan dirujuk ke rumah sakit," kata Budi.

Kemenkes terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, serta jejaring tenaga kesehatan untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascagempa.

Pemerintah berharap dukungan tenaga medis spesialis, pembangunan rumah sakit lapangan, dan penyisiran kesehatan ke masyarakat dapat memastikan seluruh korban gempa memperoleh pelayanan yang dibutuhkan hingga proses pemulihan berlangsung. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa
Kemenkes Dirikan Dua RS Lapangan di NTT Pascagempa 7,7 Magnitudo
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT
Kemenkes Terapkan Efisiensi Biaya Pengobatan dan Akreditasi RS Berbasis Hasil Klinis
Jumlah Dokter Jantung Intervensi Meningkat 3,2 Kali Lipat, Kemenkes Percepat Pemerataan Layanan Jantung
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian
komentar
beritaTerbaru