Sabtu, 03 Oktober 2026

Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 17:05 WIB
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT
Kemenkes RI bergerak cepat memulihkan layanan kesehatan di sejumlah wilayah NTT yang terdampak gempa bumi.
Dari sisi logistik, pada 16 Agustus 2026 Kemenkes mendistribusikan delapan paket obat-obatan dasar, lima paket Emergency Kit, 1.000 sarung tangan steril, 20.000 sarung tangan nonsteril, 20.000 masker bedah, 10 unit oksigen konsentrator, dan dua tenda pos kesehatan.

Sebanyak delapan tenda tambahan juga disiagakan untuk mendukung pelayanan kesehatan di lapangan. Data per 15 Agustus 2026 menunjukkan, dari 21 rumah sakit terdampak, sebanyak 16 rumah sakit masih beroperasi penuh, empat beroperasi sebagian, dan satu rumah sakit belum beroperasi.

Sementara dari sisi kerusakan, tiga rumah sakit mengalami rusak berat, enam rusak ringan, dan 12 rumah sakit tidak mengalami kerusakan struktur.

Pada tingkat puskesmas, dari 190 fasilitas terdampak, sebanyak 122 masih beroperasi penuh, 49 beroperasi sebagian, dan 19 belum dapat beroperasi. Sebanyak 20 puskesmas mengalami rusak berat, 37 rusak sedang, dan 11 rusak ringan, sedangkan 116 puskesmas tidak mengalami kerusakan.

Kemenkes terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, BNPB, dan Basarnas untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan serta memastikan ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, alat kesehatan, dan sarana pendukung lainnya.

Pemerintah memastikan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Penguatan fasilitas kesehatan juga dilakukan untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya kebutuhan pelayanan medis dalam beberapa hari ke depan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes: Aktivitas Influenza Meningkat, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Kemenkes Imbau Warga Tak Panic Buying Oseltamivir, Mayoritas Influenza Bisa Sembuh Sendiri
Menkes Budi Tekankan Empat Prinsip Kepemimpinan di Health Leadership Course ADB
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
Cegah Dampak Hoaks, Kemenkes Gandeng Lintas Sektor Perkuat Respons
komentar
beritaTerbaru