Senin, 17 Agustus 2026

Kepala BGN Minta Maaf dan Pastikan Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo

Senin, 17 Agustus 2026 16:45 WIB
Kepala BGN Minta Maaf dan Pastikan Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo
Kepala BGN Sudaryono didampingi lainnya memberikan keterangan kepada wartawan usai menjenguk salah seorang siswi korban dugaan keracunan MBG yang masih menjalani perawatan di RSU Haji Medan, Minggu (16/8/2026).

Medan (buseronline.com) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengunjungi RSU Haji Medan untuk melihat langsung kondisi korban dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam kunjungan tersebut, Sudaryono didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut HM Faisal Hasrimy, Kepala Regional BGN Provinsi Sumut Agung Kurniawan, serta Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga. Rombongan disambut Direktur RSU Haji Medan dr Yulinda Elvi Nasution, MKes, bersama jajaran struktural rumah sakit.

Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Ia menegaskan BGN bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan program MBG.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas kejadian ini. Kami bertanggung jawab sepenuhnya. Saya merasakan kesedihan yang begitu dalam dan menganggap pasien seperti anak saya sendiri," ujar Sudaryono.

Ia mengatakan kondisi korban yang telah menjalani perawatan selama tiga hari di RSU Haji Medan menunjukkan perkembangan positif. Tim medis terus melakukan pemantauan dan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien.

"Menurut laporan tadi sudah membaik. Treatment-nya adalah kondisi perut dipuasakan, kemudian karena ada bakteri diberikan antibiotik dan pain killer atau antinyeri. Dipastikan bagaimana caranya supaya diistirahatkan supaya toksin-toksinnya keluar," jelasnya.

Sudaryono berharap kondisi korban dapat kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan. Meski demikian, pasien tetap berada dalam pemantauan intensif tim medis.

Dalam kunjungan itu, Sudaryono juga menanyakan mengenai pembiayaan pengobatan korban. Direktur RSU Haji Medan dr Yulinda Elvi Nasution menjelaskan bahwa pasien mendapatkan pelayanan melalui skema Universal Health Coverage (UHC) dalam Program Berobat Gratis (PROBIS) Pemerintah Provinsi Sumut.

Sudaryono kemudian menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution, Dinas Kesehatan Sumut, serta jajaran RSU Haji Medan atas perhatian dan penanganan yang diberikan kepada korban.

"Terima kasih kepada Gubernur Sumut atas atensinya. Terima kasih juga kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dan Direktur RSU Haji Medan," katanya.

Sementara itu, tim gabungan masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut. Hasil investigasi akan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya terkait keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada para pelajar.

Pemerintah memastikan evaluasi dilakukan secara menyeluruh agar pelaksanaan program MBG ke depan dapat berjalan lebih aman serta memberikan manfaat optimal bagi para penerima manfaat. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gubernur Bobby Nasution Jenguk Korban Keracunan MBG Asal Berastagi di RSU Haji Medan
Pemkab Magelang Perkuat Program MBG 3B, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
Penerima Manfaat MBG di Temanggung Tembus 186.975 Orang
Pemprov Sumut Targetkan Festival Bunga dan Buah Karo Jadi Event Internasional
Pemkab Kendal Luncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak untuk Tekan Stunting
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia
komentar
beritaTerbaru