Senin, 17 Agustus 2026

Taj Yasin Apresiasi Rumah Sehat Baznas Jepara, Dorong Penguatan Zakat untuk Kemaslahatan Umat

Senin, 17 Agustus 2026 10:45 WIB
Taj Yasin Apresiasi Rumah Sehat Baznas Jepara, Dorong Penguatan Zakat untuk Kemaslahatan Umat
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat peresmian RSB Jepara, Jumat (14/8/2026).

Jepara (buseronline.com) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi beroperasinya Rumah Sehat Baznas (RSB) Jepara di lingkungan Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Jepara.

Dilansir dari laman Jatengprov, menurut Taj Yasin, kehadiran RSB tidak hanya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga berpotensi memperkuat pengelolaan zakat untuk kemaslahatan umat.

"Harapannya, selain memberikan dampak kesehatan dan kebermanfaatan di tengah masyarakat, jika dikelola dengan baik dan berkembang, keberadaan RSB ini juga akan menguatkan zakat untuk kemaslahatan umat," ujar Taj Yasin saat peresmian RSB Jepara, Jumat.

Ia memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang terus berkontribusi memperluas akses kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

RSB Jepara menjadi fasilitas kesehatan ke-35 yang dibangun Baznas di seluruh Indonesia. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, jumlah RSB di Jawa Tengah kini menjadi lima unit, setelah sebelumnya hadir di Kendal, Sragen, Brebes, dan Karanganyar.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan pembangunan RSB Jepara merupakan bentuk komitmen Baznas dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan lingkungan pesantren.

"Kami akan terus mengembangkan RSB di berbagai wilayah, untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pemerintah di bidang kesehatan. Di sini, semangat yang kita kembangkan adalah pengelolaan profesional berbasis kolaborasi dan pemberdayaan SDM lokal, termasuk para santri," kata Sodik.

Ia menyebutkan, RSB Jepara juga melibatkan sumber daya manusia dari lingkungan pesantren. Bahkan, sejumlah dokter yang bertugas di fasilitas tersebut merupakan santri penghafal Al-Qur'an.

RSB Jepara dirancang untuk melayani berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pasien umum, peserta BPJS Kesehatan, hingga masyarakat miskin penerima manfaat program Kartu Sehat Baznas.

Baznas saat ini mempercepat pemenuhan standar kualifikasi agar RSB Jepara dapat segera terintegrasi secara penuh dengan layanan BPJS Kesehatan.

"Kami dorong pengelolaannya agar lebih cepat memenuhi standar BPJS, sehingga bisa maksimal melayani pemegang kartu BPJS. Selain itu, bagi warga yang tidak tercover BPJS, Baznas menyiapkan dukungan Kartu Sehat," ujarnya.

Sodik menambahkan, Baznas RI juga tengah berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) untuk memfokuskan program kesehatan di kabupaten/kota yang masih memiliki tingkat kemiskinan ekstrem.

Dengan beroperasinya RSB Jepara, Baznas berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu semakin mudah diakses, sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal
Hari Jadi ke-81 Jateng Dirayakan dengan Beragam Kegiatan, Usung Semangat “Gumregut Nyawiji”
Posyandu Jateng Didorong Terus Berinovasi, Perkuat Edukasi Masyarakat
Pemprov Jateng Salurkan 181 Kursi Roda Adaptif untuk Penyandang Disabilitas
Harga Garam Rakyat Anjlok, Pemprov Jateng Minta Petambak Tahan Penjualan
Lahan Tidur 12 Tahun di Banjarnegara Disulap Jadi Lahan Produktif Lewat Revola Jateng Optimis
komentar
beritaTerbaru