"Suara anak harus didengar karena mereka adalah generasi yang akan menerima dampak langsung dari kondisi lingkungan di masa mendatang. Karena itu, keterlibatan anak dalam menjaga dan memperjuangkan lingkungan yang sehat harus terus didorong," demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Melalui seminar ini, DLH Kabupaten
Garut berharap semakin banyak lahir Young Environmental Activist atau aktivis lingkungan muda yang memiliki kepedulian dan mampu mengambil tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.
Generasi muda diharapkan tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki keberanian untuk terlibat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan, khususnya terkait sampah dan kebersihan.
Kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa perlindungan lingkungan dan pemenuhan hak anak merupakan dua hal yang saling berkaitan. Lingkungan yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang dan masa depan generasi muda. (R)
beritaTerkait
komentar