Minggu, 09 Agustus 2026

500 Warga Banyumas Raya Dapat Operasi Katarak Gratis

Minggu, 09 Agustus 2026 17:46 WIB
500 Warga Banyumas Raya Dapat Operasi Katarak Gratis
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono meninjau program bakti sosial yang digelar di RSKM Purwokerto, Jumat (7/8/2026).

Purwokerto (buseronline.com) - Sebanyak 500 warga di wilayah Banyumas Raya mendapat kesempatan menjalani operasi katarak secara gratis.

Dilansir dari laman Kemkes, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Noor Dubai Foundation, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto.

Program bakti sosial yang digelar di RSKM Purwokerto, Jumat (7/8/2026), menyasar masyarakat dari wilayah Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga hingga Cilacap.

Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono mengatakan katarak masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang cukup besar di Indonesia. Kondisi tersebut terlihat dari hasil skrining melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Berdasarkan data hingga 3 Agustus 2026, dari 28.049.202 orang yang telah menjalani skrining, sebanyak 1.399.290 orang atau sekitar 5 persen teridentifikasi mengalami gangguan tajam penglihatan.

"Merujuk pada Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sekitar 19,2 persen dari seluruh penduduk yang mengalami disabilitas penglihatan disebabkan oleh katarak," kata Dante di RSKM Purwokerto, Jumat.

Menurutnya, berdasarkan proporsi tersebut, PERDAMI memperkirakan sekitar 640.060 penduduk saat ini mengalami kebutaan akibat katarak.

Dante menjelaskan, katarak umumnya muncul akibat proses penuaan. Namun, penyakit tersebut juga dapat dipicu oleh sejumlah faktor lain, seperti diabetes, infeksi pada mata, serta faktor lingkungan.

Ia menegaskan bahwa operasi menjadi salah satu solusi efektif untuk mengembalikan fungsi penglihatan penderita katarak.

"Dengan pulihnya kemampuan melihat, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, bekerja, dan hidup lebih mandiri," ujarnya.

Melalui program operasi gratis tersebut, masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan penglihatan akibat katarak dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya operasi.

"Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Dante.

Program operasi katarak gratis ini merupakan kerja sama tahap kedua antara Indonesia dan Noor Dubai Foundation.

Organisasi kemanusiaan internasional yang berbasis di Uni Emirat Arab tersebut dikenal memiliki fokus dalam upaya mencegah kebutaan dan menangani gangguan penglihatan di berbagai negara.

Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, organisasi profesi, dan rumah sakit ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka kebutaan akibat katarak sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya layanan operasi gratis tersebut, ratusan warga Banyumas Raya kini memiliki harapan untuk kembali melihat lebih jelas dan menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Ratusan Warga Banyumas Antusias Ikuti Program Speling, Wagub Jateng Tinjau Layanan
RSUD Margono Soekarjo Ditarget Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
Final Lomba Dongeng Ikan Nasional: Aksi Memukau Hazlam dari Purwokerto Tuai Pujian, Nawal Yasin Sebut Luar Biasa
Sosok Polwan Ini Piawai Berbahasa Isyarat dari Polresta Banyumas
Sosok Polwan Polresta Banyumas Ini Hafal 30 Juz Alquran
Anggota Komisi IX DPR RI Jelaskan Posisi Organisasi Profesi dalam RUU Kesehatan
komentar
beritaTerbaru