Menurutnya, penguatan kapasitas anak dan orang tua harus berjalan seiring agar anak-anak mampu tumbuh sehat sekaligus siap menghadapi tantangan di era digital.
Ketua Forum Anak Kota Batik (Fantatik), Nesha Putri Nathania, mengaku senang dapat mengikuti rangkaian kegiatan tersebut karena memperoleh banyak pengetahuan baru.
"Saya senang bisa belajar tentang psikologi, public speaking, dan literasi digital. Semoga suara anak semakin didengar dan hak-hak anak dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kota Pekalongan berharap edukasi kepada keluarga, deteksi dini melalui layanan kesehatan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak dengan generasi yang sehat, terlindungi, dan berdaya saing. (R)
beritaTerkait
komentar