Minggu, 27 September 2026

Pemerintah Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stroke melalui Program Cek Kesehatan Gratis

Senin, 13 Juli 2026 12:30 WIB
Pemerintah Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stroke melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dengan lainnya membuka Forum ICCONNS bertema "Strategic Shift: Multidisciplinary Neuro-Care Synergy in Neuro-Oncology, Vascular, Spine, & Critical Care", di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Sementara itu, seluruh provinsi akan dilengkapi peralatan medis modern seperti Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator (CUSA), neuronavigasi, dan mikroskop operasi.

Direktur Utama RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof Dr dr Mahar Mardjono Jakarta, dr Adin Mulkasana menyatakan bahwa penanganan penyakit neurologi seperti stroke memerlukan diagnosis yang cepat serta sinergi multidisiplin.

"Melalui ICONNS 2026, kita membangun standardisasi klinis yang seragam di seluruh daerah. Sinergi multidisiplin menjadi kunci utama untuk menurunkan angka kematian dan kecacatan permanen akibat stroke di Indonesia," tegas Adin.

Melalui penguatan pencegahan dan peningkatan layanan kesehatan dari hulu hingga hilir, pemerintah berharap dapat menekan angka kematian akibat stroke sekaligus meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 tahun menjadi 76 tahun dalam lima tahun mendatang. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkes Tegaskan Kemitraan Kesehatan Harus Berujung pada Dampak Nyata
Kemenkes Perkuat Sistem Kegawatdaruratan Medis Hadapi Ancaman Bencana
CKG Sekolah Diperkuat, UKS Didorong Jadi Penghubung Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Kemenkes Ungkap Gigi Berlubang Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi Anak Sekolah
Banten Jadi Percontohan Nasional Program Cek Kesehatan Gratis dan Penemuan Kasus TB
Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT
komentar
beritaTerbaru