Jumat, 10 Juli 2026

Gubernur Jateng Perkuat Pencegahan LGBTQ Lewat Edukasi dan Layanan Konseling

Jumat, 10 Juli 2026 11:25 WIB
Gubernur Jateng Perkuat Pencegahan LGBTQ Lewat Edukasi dan Layanan Konseling
Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK menyalami anggota dewan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Kota Semarang, Rabu (8/7/2026).

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam upaya pencegahan Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Queer (LGBTQ).

Dilansir dari laman Jatengprov, langkah tersebut akan dilakukan melalui penguatan edukasi sejak dini, layanan konseling, serta pencegahan yang melibatkan perangkat daerah.

Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK mengatakan, kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025-2029, yang mencantumkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu ancaman non militer.

Usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah di Gedung Berlian, Kota Semarang, Rabu, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan dinas terkait untuk memperkuat langkah pencegahan melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

"Dinas terkait kita perintahkan untuk betul-betul melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan. Jadi pencegahan itu harus dilakukan sejak dari dini," ujar Luthfi.

Menurutnya, Pemprov Jateng juga memiliki layanan konsultasi psikolog gratis bernama LOGIS yang dapat diakses masyarakat secara daring. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pendampingan terhadap berbagai persoalan psikologis maupun perilaku berisiko.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
Jateng Perkuat Upaya Pencegahan Perundungan di Sekolah
Pemprov Jateng Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Gerakan Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah
Gubernur Jateng Pantau SPMB 2026, Tegaskan “No Titip-titip, No Jastip”
Gubernur Jateng: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Harus Libatkan Pemda
PAUD Emas Jadi Andalan Jateng Dukung Wajib Belajar 13 Tahun
komentar
beritaTerbaru