Selasa, 25 Agustus 2026

Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin

Senin, 06 Juli 2026 10:00 WIB
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kemenkes RI melalui Pusat Krisis Kesehatan mengirimkan bantuan logistik kesehatan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tangerang (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Pusat Krisis Kesehatan mengirimkan bantuan logistik kesehatan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dilansir dari laman Kemkes, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons tanggap darurat untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan di tengah kondisi paparan asap yang masih menyelimuti kawasan terdampak.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Agus Jamaludin mengatakan bantuan yang disalurkan bertujuan memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan akibat dampak kebakaran.

"Dukungan logistik kesehatan ini kami distribusikan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan akibat paparan asap kebakaran," ujar Agus, Jumat.

Bantuan yang disalurkan meliputi 15 unit oksigen konsentrator, enam unit oksimeter, tiga unit air purifier, 11.500 masker bedah medis, dan 5.000 sarung tangan nonsteril.

Selain itu, Kemenkes juga mengirimkan satu unit tenda rumah sakit lapangan berukuran 4 x 6 meter, satu unit tenda berukuran 6 x 8 meter, serta 10 unit veltbed untuk menunjang pelayanan kesehatan di lapangan.

Menurut Agus, satu tenda kesehatan telah dioperasikan di lokasi terdampak untuk melayani masyarakat. Sementara itu, satu tenda lainnya disiagakan di Puskesmas Rajeg dan siap dimobilisasi apabila muncul titik terdampak baru.

Pendirian tenda layanan kesehatan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Rajeg, Puskesmas Mauk, serta Puskesmas Sukadiri.

Langkah tersebut mempertimbangkan kondisi asap yang masih pekat, tingginya jumlah warga terdampak, serta jauhnya akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain mendirikan tenda kesehatan, pos kesehatan di wilayah terdampak juga dioperasikan selama 24 jam melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan berbagai pemangku kepentingan setempat agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan seluruh kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin dapat terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat berlangsung. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
RS Lapangan Kemenkes di Manggarai Beroperasi, Anak Korban Gempa Jalani Operasi Patah Tulang
Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa
Kemenkes Gandeng Jerman dan Bayer Perkuat Pasokan Suplemen Ibu Hamil
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Pascagempa di NTT
Kemenkes Perluas Skrining TB Berbasis AI ke Pesantren dan Permukiman Padat
Integrasi SATUSEHAT-SIAK Permudah Penerbitan Akta Kelahiran Secara Digital
komentar
beritaTerbaru