Selasa, 11 Agustus 2026

Pemko Bandung Perkuat Penanggulangan HIV/AIDS Lewat Kolaborasi OMS dan Komunitas

Rabu, 24 Juni 2026 17:25 WIB
Pemko Bandung Perkuat Penanggulangan HIV/AIDS Lewat Kolaborasi OMS dan Komunitas
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS melalui kolaborasi dengan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Organisasi Berbasis Komunitas (OBK).

Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini dilakukan untuk memperluas layanan pencegahan, deteksi dini, pendampingan, serta dukungan bagi Orang dengan HIV (ODHIV).

Pemko Bandung menegaskan bahwa OMS dan komunitas memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjangkau kelompok berisiko, menemukan kasus baru, serta menghubungkan masyarakat dengan layanan kesehatan dan sosial.

Pemerintah juga mendorong penerapan social contracting atau kontrak sosial agar keterlibatan organisasi masyarakat sipil dapat berjalan lebih formal, terstruktur, dan berkelanjutan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menekankan bahwa stigma masih menjadi tantangan utama dalam penanganan HIV/AIDS di masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan kesadaran kolektif harus diperkuat untuk menghapus stigma terhadap ODHIV.

Pemko Bandung menargetkan tiga capaian utama dalam penanggulangan HIV/AIDS, yaitu nihil kematian akibat AIDS, nihil stigma terhadap ODHIV, dan penurunan kasus baru HIV melalui kolaborasi lintas sektor.

Sepanjang 2025, berbagai forum antara OMS, OBK, dan perangkat daerah telah menghasilkan usulan prioritas untuk RKPD 2026. Fokus utama meliputi deteksi dini pada populasi kunci, penguatan Warga Peduli AIDS (WPA), serta peningkatan edukasi HIV kepada masyarakat.

Implementasi program juga diperkuat melalui kerja sama lintas lembaga, termasuk dengan PKBI Kota Bandung bersama perangkat daerah terkait serta sejumlah mitra lainnya seperti Kesbangpol, Dinas Pemuda dan Olahraga, Kementerian Sosial, dan Baznas Kota Bandung.

Direktur PKBI Kota Bandung, Nunuk Kusniati menyatakan bahwa OMS memiliki peran strategis dalam menjangkau kelompok yang sulit mengakses layanan kesehatan, memberikan edukasi, serta memastikan pendampingan berkelanjutan bagi ODHIV. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program.

Dengan penguatan kolaborasi ini, Pemko Bandung berharap penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan lebih efektif sekaligus menciptakan lingkungan yang inklusif, sehat, dan bebas stigma di masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Sengketa Lahan, Pemko Bandung Pastikan Pendidikan 900 Siswa SDN 026 Bojongloa Tetap Berjalan
Menko Polkam Minta TNI-Polri Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Wali Kota Bandung Ajak HMI Jadi Mitra Kritis Pemerintah dalam Membangun Kota
DPRD Kota Bandung Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Wali Kota Bandung akan Laporkan Dugaan Penebangan Liar 10 Pohon ke Aparat Penegak Hukum
Pemko Bandung dan Big Bad Wolf Hadirkan Festival Literasi Pages and Plates
komentar
beritaTerbaru