Jumat, 10 Juli 2026

Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek

Senin, 25 Mei 2026 18:10 WIB
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat meninjau program CKG bagi mitra pengemudi Gojek di kantor GoTo Group Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026).
Peserta dengan faktor risiko tertentu juga memperoleh layanan EKG, pemeriksaan SADANIS bagi perempuan, konsultasi dokter, hingga pemberian obat untuk diabetes dan hipertensi.

Hasil pemeriksaan ditindaklanjuti secara terintegrasi. Mitra yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dirujuk ke puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sesuai kepesertaan BPJS Kesehatan.

Peserta kategori hijau diberikan edukasi pola hidup sehat, sedangkan peserta kategori kuning dan merah langsung mendapatkan tindakan medis gratis.

VP Public Policy & Government Relation GoTo Group, Rangga D Fadillah mengatakan kesehatan mitra pengemudi menjadi perhatian utama perusahaan karena mereka merupakan garda terdepan layanan transportasi.

"Driver yang sehat adalah driver yang fokus. Dengan deteksi dini melalui CKG, kita meminimalkan risiko gangguan kesehatan mendadak saat mereka bertugas, yang secara langsung meningkatkan keselamatan baik bagi mitra, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya," ujar Rangga.

Kementerian Kesehatan menargetkan program Cek Kesehatan Gratis nasional mampu menjangkau 130 juta masyarakat Indonesia sepanjang 2026. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
Pemerintah Wajibkan Pelacakan 100 Persen Kontak Erat Pasien TB untuk Percepat Eliminasi 2030
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Pengungsian Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Salurkan 150 Paket Sembako
Ratusan Atlet Pelajar Ramaikan O2SN SMA/SMK Tingkat Jawa Barat 2026
Surplus Neraca Perdagangan Jawa Barat Tembus USD 11,31 Miliar hingga Mei 2026
komentar
beritaTerbaru