Selasa, 26 Mei 2026

Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Hadapi Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 01:00 WIB
Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Hadapi Dinamika Global
Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Polri dan pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia memberikan keterangan kepada media dalam kegiatan Safari Ramadan di Surabaya, Selasa (10/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Surabaya (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur.

Dilansir dari laman Humas Polri, dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh elemen buruh untuk bersatu menghadapi dinamika situasi global yang berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri.

Sigit menegaskan bahwa tantangan global yang terjadi saat ini perlu dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, masyarakat, maupun kalangan pekerja.

“Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan kita juga bersatu menghadapi situasi kondisi global,” ujar Sigit kepada wartawan, Selasa.

Menurutnya, situasi global yang dinamis dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial di dalam negeri. Oleh karena itu, persatuan dan solidaritas antar elemen bangsa menjadi kunci utama untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” jelasnya.

Sigit juga menyampaikan bahwa Prabowo Subianto saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong terciptanya perdamaian dunia melalui jalur diplomasi, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah juga tengah memperkuat langkah untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui program swasembada pangan dan energi. Menurut Sigit, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.

“Ini terus digelorakan sehingga kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan, butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Sigit mencontohkan pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19 yang sempat membuat kondisi ekonomi nasional terpuruk. Namun, dengan semangat persatuan, Indonesia mampu bangkit dan memulihkan perekonomian.

“Kita pernah menghadapi situasi sulit. Beberapa tahun yang lalu kita menghadapi situasi Covid. Indonesia sempat terpuruk, kondisi ekonominya pernah minus. Namun dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru