Sabtu, 18 Juli 2026

Operasi Ketupat 2026 Digelar 13-26 Maret, Polri Tegaskan Fokus pada Keselamatan Pemudik

Jumat, 06 Maret 2026 01:06 WIB
Operasi Ketupat 2026 Digelar 13-26 Maret, Polri Tegaskan Fokus pada Keselamatan Pemudik
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan keterangan kepada awak media terkait kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Kantor Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.

Menurutnya, operasi yang mengusung tagline “Mudik Aman Keluarga Bahagia” tersebut merupakan operasi kemanusiaan dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Polri hadir untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Keselamatan menjadi yang paling utama,” ujar Agus, Rabu.

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat 2026 direncanakan berlangsung pada 13 hingga 26 Maret 2026, sementara gelar pasukan akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026 sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Dalam rangka mematangkan persiapan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah seperti Tactical Floor Game (TFG), rapat koordinasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat tahun sebelumnya. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan operasi tahun ini dapat berjalan lebih baik dan lancar.

“Stakeholder dan kolaborasi adalah kunci. Kita sudah melakukan rapat, latihan tactical floor game, serta evaluasi Operasi Ketupat tahun lalu sehingga diharapkan pelaksanaan tahun ini lebih optimal,” jelasnya, dilansir dari laman Humas Polri.

Dalam pelaksanaannya, ribuan personel gabungan akan diterjunkan. Personel tersebut berasal dari Polri, TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, sejumlah pos pengamanan juga akan didirikan di berbagai titik strategis.

Agus menambahkan, pengamanan Operasi Ketupat 2026 akan difokuskan pada lima klaster utama, yaitu jalan tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta kawasan wisata dan pusat keramaian.

Beberapa pelabuhan penyeberangan yang menjadi perhatian antara lain Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk, yang merupakan jalur utama mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Polri berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadan maupun melakukan perjalanan mudik dan arus balik Idulfitri. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Korlantas Polri Gelar Pelatihan Pengoperasionalan Mobil Dikmas Lantas 2026 di Cibubur
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
Astamaops Kapolri Dorong Integrasi Layanan 110 dan Command Center di Polresta Sorong Kota
Rekonstruksi SMA Negeri Unggulan Sukma Nias Ditargetkan Rampung Desember 2026
Pemprov Sumut Targetkan Tiga Daerah Bebas Pasung ODGJ
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Perayaan Hari Nasional Prancis, Dorong Kerja Sama di Berbagai Sektor
komentar
beritaTerbaru