Minggu, 04 Oktober 2026

KPK Gelar Pelatihan Penguatan Integritas bagi Polri, Dorong Perbaikan Tata Kelola dan Pengawasan

Kamis, 26 Februari 2026 01:00 WIB
KPK Gelar Pelatihan Penguatan Integritas bagi Polri, Dorong Perbaikan Tata Kelola dan Pengawasan
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan arahan dalam Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas dan Antikorupsi bagi jajaran Polri di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Dok/KPK)
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas dan Antikorupsi (Pelatnas) bagi jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, Selasa.

Dilansir dari laman KPK, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas dan budaya kerja profesional dalam menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa integritas dan mentalitas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum. Ia menyampaikan bahwa pembekalan tersebut penting untuk mencegah terjadinya degradasi perilaku ketika personel bertugas di lapangan.

Setyo juga menyinggung hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 pada Polri yang berada di angka 71,49 dan masuk kategori rentan. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi menyeluruh guna memperkuat tata kelola serta pengawasan internal secara berkelanjutan.

Direktur ACLC KPK, Yonathan Demme Tangdilintin mengungkapkan bahwa dalam SPI tersebut masih terdapat sejumlah area yang perlu diperkuat, di antaranya pengendalian gratifikasi, pencegahan konflik kepentingan, konsistensi penerapan kode etik, serta penguatan budaya organisasi yang berintegritas.

Ia menekankan bahwa penguatan integritas tidak cukup melalui regulasi dan pengawasan semata, melainkan juga memerlukan pendidikan serta internalisasi nilai yang sistematis dan berkelanjutan. Pelatihan Batch pertama ini digelar selama dua hari, 24-25 Februari 2026, dan diikuti oleh 41 personel Polri.

Sebanyak 31 peserta berasal dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum), sementara 10 lainnya merupakan perwakilan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor). Kedua unit tersebut dinilai strategis dalam mendorong penguatan sistem pengawasan dan tata kelola di lingkungan Polri.

Inspektur Pengawas Umum Polri, Wahyu Widada menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara KPK dan Polri menjadi bagian dari komitmen transformasi institusi menuju organisasi yang lebih profesional dan berintegritas.

Selain meningkatkan pemahaman nilai-nilai integritas, pelatihan ini juga menargetkan lahirnya rencana aksi individu maupun unit kerja yang dapat diimplementasikan secara nyata.

KPK berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif bagi penguatan tata kelola Polri serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru