Kamis, 20 Agustus 2026

KPK Gelar Pelatihan Penguatan Integritas bagi Polri, Dorong Perbaikan Tata Kelola dan Pengawasan

Kamis, 26 Februari 2026 01:00 WIB
KPK Gelar Pelatihan Penguatan Integritas bagi Polri, Dorong Perbaikan Tata Kelola dan Pengawasan
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan arahan dalam Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas dan Antikorupsi bagi jajaran Polri di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Dok/KPK)
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Pelatihan Tata Nilai, Penguatan Integritas dan Antikorupsi (Pelatnas) bagi jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi (ACLC) KPK, Selasa.

Dilansir dari laman KPK, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas dan budaya kerja profesional dalam menjawab harapan masyarakat terhadap penegakan hukum yang berkeadilan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa integritas dan mentalitas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas aparat penegak hukum. Ia menyampaikan bahwa pembekalan tersebut penting untuk mencegah terjadinya degradasi perilaku ketika personel bertugas di lapangan.

Setyo juga menyinggung hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 pada Polri yang berada di angka 71,49 dan masuk kategori rentan. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi menyeluruh guna memperkuat tata kelola serta pengawasan internal secara berkelanjutan.

Direktur ACLC KPK, Yonathan Demme Tangdilintin mengungkapkan bahwa dalam SPI tersebut masih terdapat sejumlah area yang perlu diperkuat, di antaranya pengendalian gratifikasi, pencegahan konflik kepentingan, konsistensi penerapan kode etik, serta penguatan budaya organisasi yang berintegritas.

Ia menekankan bahwa penguatan integritas tidak cukup melalui regulasi dan pengawasan semata, melainkan juga memerlukan pendidikan serta internalisasi nilai yang sistematis dan berkelanjutan. Pelatihan Batch pertama ini digelar selama dua hari, 24-25 Februari 2026, dan diikuti oleh 41 personel Polri.

Sebanyak 31 peserta berasal dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum), sementara 10 lainnya merupakan perwakilan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor). Kedua unit tersebut dinilai strategis dalam mendorong penguatan sistem pengawasan dan tata kelola di lingkungan Polri.

Inspektur Pengawas Umum Polri, Wahyu Widada menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara KPK dan Polri menjadi bagian dari komitmen transformasi institusi menuju organisasi yang lebih profesional dan berintegritas.

Selain meningkatkan pemahaman nilai-nilai integritas, pelatihan ini juga menargetkan lahirnya rencana aksi individu maupun unit kerja yang dapat diimplementasikan secara nyata.

KPK berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif bagi penguatan tata kelola Polri serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru