Selasa, 26 Mei 2026

28 Orang Diamankan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka

Selasa, 24 Februari 2026 01:00 WIB
28 Orang Diamankan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 di Yahukimo, 9 Jadi Tersangka
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melakukan pengamanan dan penindakan terhadap sejumlah terduga pelaku dalam operasi di wilayah Kabupaten Yahukimo. (Dok/Humas Polri)
Yahukimo (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyampaikan perkembangan terbaru situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo. Dilansir dari laman Humas Polri, dalam kurun waktu 10 hingga 21 Februari 2026, aparat gabungan berhasil mengamankan 28 orang dalam rangkaian operasi penegakan hukum yang ditingkatkan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan penindakan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil patroli dan identifikasi di lapangan. “Sejak tanggal 10 sampai 21 Februari, kita telah berhasil mengamankan sejumlah 28 orang,” ujarnya, Jumat.

Ia merinci, pada 10 Februari pukul 07.30 WIT diamankan dua orang. Kemudian pada 15 Februari pukul 22.20 WIT kembali dua orang diamankan. Pada 16 Februari pukul 07.30 WIT, dua orang kembali ditangkap. Selanjutnya pada 20 Februari, aparat mengamankan delapan orang pada pukul 07.30 WIT, dua orang pada pukul 11.00 WIT, dan satu orang pada pukul 13.25 WIT.

Sementara pada 21 Februari pukul 07.00 WIT, sebanyak 11 orang kembali diamankan sehingga total keseluruhan mencapai 28 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan dan investigasi.

“Dari 28 orang tersebut, sembilan orang telah kita tetapkan sebagai tersangka melalui proses penyelidikan, mitigasi, dan investigasi di lapangan,” tegas Yusuf.

Dua tersangka inisial AS dan EE diduga terlibat dalam pembakaran Ruko Blok B pada 14 Februari 2026. Tiga tersangka lainnya, FA, EM, ON, diduga terlibat dalam pembakaran SMP Metanoya pada 7 Januari 2026.

Penyidik juga mengungkap keterlibatan HH alias Serius Kobak dalam sejumlah kasus, antara lain penembakan anggota Brimob pada 2022, pembakaran mobil Satbinmas pada 2025, pembunuhan pendulang emas pada 7 April 2025, penembakan anggota Kodim 1715 pada 16 Juni 2025, pembunuhan Daniel Datti serta pengrusakan SMA Yapesli pada 2 Februari 2026, hingga penembakan terhadap sopir bernama Suwono pada 12 Februari 2026.

SK ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pembakaran mobil Triton milik Kepala Desa Yalmabil pada 18 Februari 2026. Sementara KP alias Kotoran Giban diduga terlibat dalam percobaan pembunuhan dan penembakan terhadap Suwono pada 12 Februari 2026.

Adapun EH diduga terlibat dalam penikaman terhadap penjual pinang Ester Karbeka pada 17 Februari 2026 serta pembunuhan Indra Guru Wardana pada 22 September 2025. “Untuk yang lainnya masih kita dalami keterlibatannya, apakah terkait dengan kejadian yang telah disebutkan atau ada tindak pidana lain yang belum sempat kita data,” tambahnya.

Dari penggerebekan di enam lokasi, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, tombak, panah, bendera berlambang tertentu, serta telepon genggam. Senjata api belum ditemukan.

Seluruh terduga saat ini diamankan di Polres Yahukimo dan dijaga ketat oleh personel Satgas Damai Cartenz serta Polres Yahukimo yang dibackup Sat Brimob Polda Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas kelompok bersenjata tidak terlepas dari kaburnya KH dari Lapas Wamena pada 25 Februari 2025.

“Pasca kaburnya salah satu pentolan tersebut, mereka kembali berkoordinasi dan merencanakan aksi yang mengakibatkan hilangnya nyawa, perusakan, pembakaran, dan penganiayaan. Itu menjadi pemicu kembali maraknya kejadian di Yahukimo,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan bahwa sembilan tersangka yang telah ditetapkan merupakan bagian dari jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Satgas Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keamanan di Yahukimo melalui patroli intensif, pemetaan wilayah rawan, serta penegakan hukum yang terukur guna menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru