Selasa, 26 Mei 2026

Kakorlantas Perkuat Pengawasan Arus Mudik Bocimi dengan VTOL dan ETLE Drone

Sabtu, 21 Februari 2026 01:18 WIB
Kakorlantas Perkuat Pengawasan Arus Mudik Bocimi dengan VTOL dan ETLE Drone
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan keterangan kepada awak media saat meninjau kesiapan arus mudik di jalur Tol Bocimi, Sukabumi, Kamis (19/2/2026). (Dok/Humas Polri)
Sukabumi (buseronline.com) - Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho menegaskan pengawasan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Tol Fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akan diperkuat dengan teknologi udara berupa Vertical Take-Off and Landing Unmanned Aerial Vehicle (VTOL UAV) dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat meninjau kesiapan jalur di Sukabumi, Kamis. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time sekaligus mendukung penerapan rekayasa arus selama Operasi Ketupat 2026.

“Pengendalian arus akan kami perkuat dengan teknologi, menggunakan VTOL (UAV) dan ETLE Drone yang dapat memantau sepanjang jalur tol maupun arteri,” ujar Agus, dilansir dari laman Humas Polri.

Pemantauan udara difokuskan pada titik-titik strategis, termasuk ruas fungsional Tol Bocimi yang menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah. Data yang diperoleh dari pengawasan udara akan menjadi dasar dalam menentukan pola rekayasa lalu lintas secara situasional, sesuai dengan dinamika di lapangan.

Selain penguatan teknologi, Korps Lalu Lintas Polri juga menyiapkan skema pemecahan arus kendaraan. Arus dari Jakarta menuju Sukabumi maupun dari Sukabumi menuju Bogor akan diarahkan melalui kombinasi jalur tol fungsional dan jalur arteri guna mengurangi potensi kepadatan di titik rawan.

“Arus yang dari Jakarta menuju ke Sukabumi atau Bogor dari Sukabumi nanti akan kita pecah. Bisa melalui tol fungsional dan bisa juga melalui arteri. Dan ini sangat strategis sekali, termasuk juga apabila dimungkinkan pada saat arus balik tol fungsional akan kita berlakukan,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Agus mengimbau kendaraan besar sumbu tiga agar tidak melintas selama periode mudik dan balik Lebaran. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memprioritaskan kelancaran dan keselamatan para pemudik.

“Kami mengimbau khususnya kendaraan sumbu tiga untuk tidak melintas saat mudik dan balik. Kita prioritaskan para pemudik agar perjalanan bisa berjalan aman dan lancar,” tutupnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru