Rabu, 10 Juni 2026

Dua Ambulans Puskesmas Aplim Nyaris Dibakar OTK, Warga Gagalkan Aksi di Dekai

Selasa, 17 Februari 2026 01:00 WIB
Dua Ambulans Puskesmas Aplim Nyaris Dibakar OTK, Warga Gagalkan Aksi di Dekai
Dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim diamankan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, setelah nyaris dibakar orang tak dikenal, Sabtu (14/2/2026). (Dok/Humas Polri)
Yahukimo (buseronline.com) - Ketegangan terjadi di Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (14/2/2026) malam. Dilansir dari laman Humas Polri, dua unit ambulans milik Puskesmas Aplim nyaris dibakar oleh dua orang tak dikenal (OTK).

Aksi tersebut berhasil digagalkan setelah warga setempat turun tangan dan melakukan negosiasi. Peristiwa bermula sekitar pukul 21.05 WIT saat dua pria mendatangi area perumahan Puskesmas Aplim sambil membawa bahan bakar jenis solar dalam botol air mineral berukuran 1.600 ml.

Keduanya mengancam akan membakar bangunan puskesmas dan dua ambulans yang terparkir di halaman. Saksi mata, Luter Matuan (40), Kepala Desa Kurima, mengatakan para pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban belakang dua ambulans, masing-masing Mitsubishi Triton warna putih dan Suzuki APV Arena putih bernomor polisi PA 6434 Y.

“Kalau puskesmas dibakar, kami tidak punya tempat lagi untuk berobat,” ujar Luter, mengingat kepanikan warga malam itu. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berkumpul untuk mencegah aksi pembakaran.

Dalam proses negosiasi, saksi mengaku memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada pelaku agar situasi tidak semakin memanas. Setelah menerima uang tersebut, kedua pelaku membatalkan niatnya dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala.

Keesokan paginya sekitar pukul 09.25 WIT, personel Satreskrim Polres Yahukimo bersama Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026 yang dipimpin IPTU Muhammad Mirwan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan satu botol air mineral berisi sisa solar serta beberapa helai rumput kering yang diduga telah disiram bahan bakar. Meski tidak ditemukan jejak kaki, titik-titik siraman solar di sekitar ban kendaraan memperkuat dugaan percobaan pembakaran.

Sebagai langkah antisipasi, kedua ambulans kemudian dikawal menuju RSUD Dekai guna memastikan keamanan fasilitas layanan kesehatan tetap terjaga.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat tidak akan mentolerir segala bentuk ancaman terhadap fasilitas publik.

“Fasilitas kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Penanganan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku.

Polisi juga telah mengarahkan saksi untuk membuat laporan resmi guna melengkapi proses penyidikan. Aparat berharap stabilitas keamanan di Dekai tetap terjaga sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0, Gol Ole Romeny Jadi Pembeda
Bunda PAUD Jateng Ajak Orang Tua Perhatikan Kesehatan Mental Anak di Era Digital
Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, Perkuat Wisata Belanja dan Ekonomi Kreatif
komentar
beritaTerbaru