Selasa, 25 Agustus 2026

Bareskrim Polri Imbau Masyarakat Aktif Laporkan Tambang Ilegal di Sumatera Barat

Selasa, 13 Januari 2026 01:12 WIB
Bareskrim Polri Imbau Masyarakat Aktif Laporkan Tambang Ilegal di Sumatera Barat
Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni (tengah) memberikan keterangan pers terkait penanganan tambang ilegal di Sumatera Barat di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (12/1/2026). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengimbau masyarakat agar berperan aktif melaporkan aktivitas penambangan ilegal yang masih marak terjadi di wilayah Sumatera Barat.

Imbauan tersebut disampaikan Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni usai menerima kunjungan anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.

“Kami sudah memiliki hotline yang nomornya telah kami sebar dan umumkan. Kami mohon masyarakat yang memiliki informasi agar segera menyampaikannya kepada kami, sehingga bisa dilakukan penegakan hukum secara berkeadilan,” ujar Irhamni, dilansir dari laman Humas Polri.

Irhamni menegaskan, partisipasi masyarakat dan peran media sangat penting sebagai kontrol sosial untuk mempercepat penindakan terhadap praktik tambang ilegal.

Ia meminta agar setiap informasi terkait pelaku maupun lokasi penambangan liar segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau ada informasi terkait siapa pelakunya, silakan disampaikan kepada kami. Media juga sangat berperan dalam menyampaikan informasi tersebut,” katanya.

Sementara itu, Andre Rosiade mengatakan koordinasi dengan Bareskrim Polri dilakukan guna mendorong penyelesaian persoalan tambang ilegal yang terjadi di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Menurutnya, aktivitas tambang liar tidak hanya terjadi di Kabupaten Pasaman, tetapi juga meluas ke Pasaman Barat, Sijunjung, Solok Selatan, dan wilayah lainnya.

“Kami membicarakan penyelesaian kasus tambang liar di Sumatera Barat, bukan hanya Pasaman, tetapi juga daerah-daerah lain yang selama ini diketahui memiliki aktivitas tambang ilegal,” ujar Andre.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bareskrim Polri telah sepakat mengambil langkah tegas dengan menurunkan tim khusus ke Sumatera Barat.

“Tim dari Bareskrim sudah dikirim ke Sumatera Barat untuk segera melakukan penegakan hukum dan menangkap seluruh pelaku tambang ilegal yang ada,” tegasnya.

Andre juga menyinggung kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah di Kabupaten Pasaman yang menjadi sorotan publik.

Menurutnya, kasus tersebut hanyalah puncak gunung es dari persoalan tambang ilegal yang telah berlangsung lama dan masif di Sumatera Barat.

Ia menyebut, praktik tambang ilegal sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat dan bahkan dilakukan di aliran sungai serta area terbuka dengan menggunakan alat berat, sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan dan membahayakan keselamatan warga. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Liverpool Selamat dari Kekalahan, Comeback Dramatis Tahan Newcastle 2-2
Barcelona Hancurkan Elche 5-0 di Laga Pembuka La Liga 2026/2027
Juventus Awali Serie A 2026/2027 dengan Kemenangan Tipis atas Frosinone
Pisah Sambut Kajari Tarutung, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi
Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Penanganan Karhutla di Riau
Pemprov Sumut Dorong Mahasiswa Jadi Penggerak Transformasi Digital
komentar
beritaTerbaru